1 tahun lalu |19 Mei 2016 19:52 |807 Pembaca

APBDes Belum Rampung, Dana Desa di Humbahas ‘Beku’

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Seluruh desa di Kabupaten Humbahas belum merampungkan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa-nya (APBDes) tahun ini. Dampaknya dana desa (DD) yang totalnya sebesar Rp92,61 miliar belum dapat dicairkan.

“Dana Desa untuk Humbahas belum bisa dicairkan karena belum ada desa yang merampungkan APBDes-nya. Sebenarnya dananya sudah tersedia, tapi belum bisa dicairkan sebelum APBDes rampung. Kalau itu sudah rampung disusun, maka bisa langsung dicairkan,” ungkap Kabag Pemerintahan Desa Ratna Marbun, Kamis (19/5).

Dijelaskan Ratna, seluruhnya ada 153 desa di kabupaten itu. Perampungan APBDes itu ada tenggat waktu. Tapi itu adalah syarat wajib pencairan DD. Diharapkan para kepala desa bijaksana menyusun anggarannya dengan prinsip skala prioritas. APBDes juga sebagai dasar pengawasan pelaksanaan pembangunan dan pengalokasian anggaran.

DD ke Humbahas tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp41,28 miliar. Dengan kenaikan menjadi Rp92,61 miliar pada tahun ini, maka ke-153 desa dapat diasumsikan akan memperoleh DD antara Rp500 juta-Rp600 jutaan.

Pembagian program bantuan dari pemerintah pusat itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Pasal 11 ayat 3, yang menyebutkan porsi dan indikator pembagian DD dari jumlah penduduk berbobot 25 persen, luas wilayah 10 persen, angka kemiskinan 35 persen, dan indeks kesulitan geografis (keterjangkauan desa dari ibukota kabupaten) sebesar 30 persen.

Ratna sendiri masih khawatir terhadap kemampuan sumberdaya manusia dari para kepala desa dalam mengelola DD sebagaimana mestinya. Akibatnya DD rawan penyimpangan, baik secara fisik pekerjaannya, anggaran, maupun administratifnya.

“Karena memang sebagian besar dari kepala desa kita belum paham betul bagaimana sistem administrasi dengan baik,” pungkas Ratna.

Editor: Mora