2 tahun lalu |24 Maret 2016 16:28 |1126 Pembaca

Danau Toba Kayak Switzerland, Tapi…

Foto: Panorama alam Danau Toba. Int

SUARATAPANULI.COM- Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi menyebutkan Danau Toba mirip kayak di Switzerland (Swiss). Pemandangannya indah. Danaunya yang luas dan perbukitan hijau, membuat lanskap alam Danau Toba sangat menakjubkan.

Pernyataan itu disampaikan Erry Nuradi di acara ‘Kunjungan Forum Pemred ke Bandar Udara Silangit dalam Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Jakarta-Silangit’ di Panatapan Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Selasa (22/3/2016).

Tapi, menurut Erry ada juga kekurangannya. Infrastruktur dan aksebilitasnya harus diperbaiki, itu tugas pemerintah. Sedangkan, tugas swasta itu pada akomodasinya. Erry menegaskan, harus ada sinergi antara swasta dan pemerintah agar hal-hal tersebut bisa tercapai. Jalanan yang bagus dan akses yang memadai, nantinya akan membuat pihak swasta berlomba-lomba membangun hotel atau penginapan lainnya.

Menurutnya, banyak turis yang kemudian membeli oleh-oleh, banyak yang makan di restoran dan banyak yang mengeluarkan uang. Itu harus dimanfaatkan.

Dari data Kementerian Pariwisata tercatat kunjungan turis ke Danau Toba baru sebesar 250 ribu orang. Tahun 2019, setelah adanya pembukaan penerbangan Garuda-Silangit dan pembentukan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, diharapkan segala permasalahan dan kekurangan danau terbesar di Asia Tenggara itu bisa diatasi.

Kata Erry, seorang turis, dapat menghabiskan USD 1.000 bila datang ke Danau Toba. Jika dikalikan 1 juta turis, maka jumlahnya sudah lebih besar dari APBD Sumatera Utara. (Sumber: detikTravel)

Diolah: Redaksi