1 tahun lalu |21 Mei 2016 00:09 |1125 Pembaca

Tindak Balap Liar di Jalinsum Sipoholon‬

Foto: Aksi balapan liar.
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Warga Kecamatan Sipoholon meminta Polres Tapanuli Utara menindak aksi balapan liar sepedamotor di jalan protokol kawasan setempat. Selain meresahkan, aksi para pemuda yang ugal-ugalan itu rawan menimbulkan kecelakaan lalulintas.‬
‪”Di Jalinsum Sipoholon, tepatnya di kawasan simpang Hutagurgur. Aksi balapan liar itu sudah hampir setahun ini kerap dilakukan,” kata Loksa Situmeang kepada awak media, Jumat (20/5).‬

‪Menurutnya aksi tersebut sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Kalau hanya sesama sepedamotor pebalap liarnya yang kemudian celaka, itu masih wajar. Tapi aksi itu kerap memicu terjadinya kecelakaan terhadap pengendara lain.

“Aksi para pebalap liar itu meresahkan, apalagi dengan suara knalpotnya yang memekakkan telinga, bikin makin jantungan,” kesal Loksa.

‬Biasanya, balapan liar akan ramai pada malam Sabtu dan malam Minggu. Waktunya mulai tengah malam hingga dini hari. Para ‘joki’ yang beradu cepat itu bukan hanya warga sekitar. Ada juga dari Simorangkir Kecamatan Siatasbarita dan dan Kecamatan Siborongborong.‬

“Balapan liar ini juga sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar, karena bising knalpot racingnya itu,” ujarnya.

‪Maraknya balapan liar di kawasan itu juga dibenarkan warga lainnya, Rencus Hutauruk. Bahkan menurut Rencus, kawanan ini semakin menjadi-jadi bila ada warga sekitar yang melarang.‬

‪”Kami dan warga lainnya, kerap mengusir mereka. Tapi tidak digubris, mereka bubar hanya sejam, kemudian mereka datang lagi, bahkan dengan gerombolan yang lebih banyak. Informasinya mereka balapan dengan taruhan uang jutaan rupiah, dan ada juga yang taruhan langsung sepedamotor,” beber Rencus.‬

‪Terpisah Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubag Humas Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, arena balap di jalan lurus simpang Hutagurgur sudah diketahui, dan pihaknya sudah menargetkan siapa-siapa saja yang terlibat aksi balapan liar.‬

‪”Target  bukan hanya menertibkan saja tapi akan menindak, siapa tahu  sepedamotor yang mereka gunakan bagian dari hasil pencurian,” tegas Baringbing.

Editor: Mora