1 tahun lalu |21 Mei 2016 20:16 |1387 Pembaca

Kesadaran Berlalulintas di Tapanuli Utara Rendah

Foto: Petugas Satlantas Polres Tapanuli Utara saat Operasi Patuh Toba 2016 di Jalinsum Sipoholon. Buea/ST
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Hingga hari keenam gelaran Operasi Patuh Toba 2016, Polres Tapanuli Utara berhasil menindak 470 pengendara yang melanggar aturan berlalulintas di jalan raya. Tingginya angka pelanggaran itu menunjukkan bahwa kesadaran untuk tertib berlalulintas di daerah tersebut masih rendah.‬
‪”Angka ini sangat tinggi, padahal masih 6 hari digelar. Artinya kesadaran berlalulintas di daerah kita masih sangat rendah,” aku Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada awak media, Sabtu (21/5).‬‪

Diuraikan Baringbing, dari 470 pelanggaran itu, petugas Satlantas mengamankan barang bukti berupa SIM 253 lembar, STNK 191 lembar, dan kendaraan 26 unit. Selain itu terjadi 1 kasus kecelakaan yang tidak menimbulkan korban jiwa.‬

‪Baringbing menjelaskan, operasi berlangsung selama 14 hari, yakni 16-29 Mei. Ada 51 personel yang dikerahkan dari setiap fungsi. Operasi juga melibatkan Sub Denpom Tarutung dan Dishubinfokom.‬

‪Operasi menjelang Ramadhan ini serentak digelar di Indonesia. Tujuannya mengurangi angka kecelakaan, mmeningkatkan kesadaraan pengendara terhasp UU Lalulintas Angkutan Jalan.

‪”Harapannya setiap pengendara tetap mematuhi peraturan berlalulintas. Mari kita tanamkan prinsip berkendaraan yang mengutamakan keselamatan dan malu melakukan pelanggaran,” tegas Baringbing.

Editor: Mora