1 tahun lalu |26 Mei 2016 17:03 |808 Pembaca

Murid SD Rawang Badiri Sering Dipulangkan karena Banjir

Foto: Kompleks SD Negeri 158466 Rawang, Lorong 6, Badiri, Tapanuli Tengah yang kebanjiran, Kamis (26/5) pagi. Mora/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM РSiswa SD Negeri 158466 Rawang, Lorong 6, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah sering dipulangkan karena areal sekolah mereka kebanjiran. Seperti pada Kamis (26/5) pagi.

“Tadi terpaksa dipulangkan. Karena banjir. Itu lihatlah airnya,” kata seorang wanita (40-an), salah satu guru di sekolah itu.

Sambil mencuci kain tepat di parit di depan gerbang sekolahnya, dia menyebutkan bahwa kondisi serupa sering terjadi saat musim hujan. Alhasil para siswa selalu dipulangkan atau diliburkan.

“Sering Pak, selama musim hujanlah. Yang hujan pekan lalu airnya bahkan sampai semeter,” ujarnya lagi.

Gulo (50-an), warga sekitar pun mengakui kondisi tersebut. Katanya, saat banjir maka mobiler sekolah ikut mengambang-ambang di rendaman air. “Iya, kursi mejanya semua ‘mumbang’. Kalau air sudah surut pun, guru dan anak-anak harus lebih dulu membersihkan semua ruangan. Lumpur pasti banyak kan,” ujar Gulo.

Menurutnya, luapan air berasal dari Sungai Aek Nabobar dan Aek Lumut. Luapan air sungai itu mengalir deras dari kawasan perkebunan kelapa sawit yang mengitari sekolah tersebut. Rumah warga dan jalan menuju ke PT Cahaya Pelita Andhika (CPA) di kawasan itu juga kerap direndam banjir.
Editor: Raymon