1 tahun lalu |26 Mei 2016 20:51 |1103 Pembaca

Bocah 4 Tahun Diduga Kerap Disiksa Ibu dan Abang Tirinya

Foto: Bocah RS korban penganiayaan saat diperiksa oleh Kapolres AKBP Didi Wahyudi di Mapolres setempat, Kamis (26/5). Raymon/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Seorang anak perempuan berusia 4 tahun di Kota Sibolga diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Adalah korbannya RS, yang mengalami sejumlah luka dan lebam di tubuhnya diduga akibat dianiaya ibu dan abang tirinya.

Saat dibawa ke Mapolres Sibolga, RS
terlihat mengalami bengkak kebiruan pada bagian bawah mata kanan. Di bagian punggungnya pun terdapat luka lebam.

Kasus yang dialami bocah warga Jalan Kopral Galung, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan kini didalami penyidik. Pada Kamis (26/5), korban langsung dibawa oleh dua petugas Unit Perlindungan Anak ke RSUD Dr FL Tobing Sibolga untuk divisum.

Terungkapnya kasus penganiayaan ini setelah korban didapati tetangganya tengah menangis kesakitan di belakang rumahnya. Keadaan itu kemudian dilaporkan warga ke Kepala Lingkungan V setempat Zendrato. Dan selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Adalah Yusri Lubis, tetangga yang mengantar korban ke Mapolres. Katanya, luka lebam pada mata sebelah kanan dan punggung korban diduga akibat dipukul oleh abang tirinya. Bahkan, ibu tiri korban pun kerap melakukan penganiyaan terhadap bocah malang itu.

“Pengakuan korban kepada saya, dia sering disiksa oleh abang dan ibu tirinya,” ujar Yusri yang mendampingi korban membuat laporan pengaduan.

Lanjutnya, penganiayaan itu dilakukan para pelaku saat ayah korban pergi melaut selama berbulan-bulan. “Dua hari lalu anak ini juga mengadu kepada saya bahwa punggung dan kepalanya sakit karena baru disepak oleh abangnya itu,” jelasnya.

Dikatakan Yusri, korban sendiri diketahui memang tinggal bersama ibu dan abang tirinya tersebut setelah kedua orangtua kandungnya berpisah, dan ayahnya menikahi ibu tirinya yang sekarang.

“Sementara ibu kandung korban tidak diketahui keberadaannya setelah mereka berpisah,” jelas Yusri.

Foto: Kondisi mata kanan RS yang lebam karena dianiaya ibu dan abang tirinya. Raymon/ST Foto: Kondisi mata kanan RS yang lebam karena dianiaya ibu dan abang tirinya. Raymon/ST

 

Kapolres Sibolga AKBP Didi Wahyudi, mengatakan kasus ini akan terus dilidik. Sedangkan pelaku penganiayaan sedang diburu tim Satreskrim. “Kalau terbukti, pelakunya akan dikenakan pasal berlapis tentang perlindungan anak,” jelas Kapolres.

 

Editor: Mora