2 tahun lalu |25 Maret 2016 14:44 |1332 Pembaca

Musim Hujan, Pedagang Pameran HUT Sibolga Terancam Merugi

Foto: Salah satu pedagang menampung air hujan yang tumpah dari tenda lapaknya, Jumat (25/3) malam. Mora/SuaraTapanuli.Com

 

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM- Musim hujan tampaknya menjadi momok bagi para pedagang di Pameran Pembangunan Hari Jadi Kota Sibolga ke-316 yang dihelat di Lapangan Simaremare tahun ini. Mereka terancam merugi. Omzet penjualan berkurang, sementara sewa lapak disebut-sebut mencapai Rp5 juta.

“Tipis omzet penjualan kalau musim hujan. Apalagi kalau pas pada malam hari itu hujan. Padahal pengunjung ramainya malam, mulai jam 8 sampai jam 11 lah,” ujar Pak Kendar, salah satu pedagang kaki lima jenis jam tangan, Jumat (25/3) malam.

Di tengah guyuran hujan lebat malam itu, pria asal luar Sibolga ini terlihat sibuk ‘mengamankan’ tenda miliknya yang dipasang seadanya. Kata dia, sewa lapak kaki lima antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. Sementara pameran hanya berlangsung 10 hari. Puncak Hari Jadi sendiri jatuh pada tanggal 2 April 2016. Sementara pameran ini akan digelar sejak tanggal 22 sampai 31 Maret nanti.

Senada diungkapkan Bang Amat, pedagang pakaian dan tas di salah satu lapak bertenda yang mengaku menyewanya seharga Rp4,5 juta. Namun ia tetap optimis akan mendapat untung walaupun tak seperti yang diharapkan bila cuaca normal.

“Kalau untung pasti ada, biaya sewa bisa dapat ditutupi. Tapi Sibolga memang sering hujan. Kami sudah 4 kali jualan di tiap hari jadi seperti ini. Selalu sering hujan. Kalau gak hujan, gak Sibolga namanya,” ucapnya sembari menyisihkan rak baju dagangannya agar tak terkena tetesan air dari pinggir tenda.

Menurutnya, pengunjung pameran di Sibolga selalu ramai tiap tahun. Kalau pun hujan, pada jam-jam tertentu, selepasnya masih tetap ramai pengunjung.
“Misalnya seperti semalam (Kamis, 24/3 malam) yang hujan sore sampai jam 8 malam, habis itu ramai sampai jam 12 malamnya. Terus pengunjung juga datang dari pagi sampai sore,” tandasnya.

Ada sekitar 160 lapak pedagang dalam pameran kali ini. Mereka sebagian besar berasal dari luar daerah Sibolga. Jenis dagangan beragam, mulai jenis kelontong, makanan minuman, perhiasan, aksesoris, hewan peliharaan, peralatan rumahtangga, dan lainnya. Tak sedikit pula yang menggelar wahana permainan berhadiah dan bagi anak-anak.

Editor: Ray T