1 tahun lalu |29 Mei 2016 12:23 |1370 Pembaca

4 Kapal Nelayan di Pondok Batu Sarudik Terbakar

Foto: Api melalap 4 unit kapal nelayan di Tangkahan Pasifik, Jln Gatot Subroto, Pondok Batu, Sarudik, Tapteng, Minggu (29/5) sekira pukul 01.50 WIB dini hari tadi. Harmen/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Empat unit kapal nelayan jenis pukat cincin dan tongkol di Tangkahan Pasifik, Jln Gatot Subroto, Pondok Batu, Sarudik, Tapanuli Tengah (Tapteng), hangus terbakar, Minggu (29/5) sekira pukul 01.50 WIB dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang terbakar itu di antaranya KM Karya Semangat (pukat tongkol), KM Bintang Mas (pukat cincin), KM Sinar Harapan Baru (pukat tongkol) milik Atak (50), dan KM Sumber Kasih (pukat tongkol) yang sedang dalam perehaban, milik Asiong (40).

Menurut pengakuan seorang penjaga malam tangkahan, Tanggoro Zebua, api berasal dari kamar mesin KM Karya Semangat. Api kemudian menjalar ke kapal lain yang sandar berdekatan.

Kencangnya hembusan angin di sekitar lokasi membuat kobaran api cepat membesar. Bahkan, tangki minyak kapal pun turut meledak. “Api Pertama kali muncul dari bagian mesin kapal yang sedang diperbaiki itu. Sebelum terbakar, sempat terdengar suara desingan dari kapal yang terbakar,” tutur Dailaro Zebua, warga.

Sontak kejadian itu menyita perhatian warga sekitar. Mereka kemudian berusaha membantu melepaskan tali pengikat kapal yang sudah terbakar agar bisa menjauh dari kapal lain. Sementara kapal yang sudah membara didorong dan ditarik menjauh ke tengah laut.

‪“Tadinya kapal yang terbakar hanya satu. Cuma karena kapal yang bersandar rapat, akhirnya merembet ke kapal lainnya,” ujar  warga lainnya di lokasi.

Foto: Puing-puing sisa kapal nelayan yang terbakar di Tangkahan Pasifik, Jln Gatot Subroto, Pondok Batu, Sarudik, Tapteng, Minggu (29/5) sekira pukul 01.50 WIB dini hari tadi. Istimewa/ST Foto: Puing-puing sisa kapal nelayan yang terbakar di Tangkahan Pasifik, Jln Gatot Subroto, Pondok Batu, Sarudik, Tapteng, Minggu (29/5) sekira pukul 01.50 WIB dini hari tadi. Istimewa/ST

 

Dua jam kemudian, beberapa mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tapanuli Tengah dan Pemko Sibolga tiba di lokasi melakukan upaya pemadaman. Api baru berhasil dijinakkan sekira pukul 03.50 WIB.

Pemilik kapal yang menjadi korban dalam peristiwa itu telah membuat pengaduan ke Polsek Pandan sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/100/V/2016/SU/RES TAPTENG/SEK PANDAN tanggal 29 Mei 2016. Hingga Minggu (29/5) siang, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

“Masih diselidiki. Sejauh ini sudah ada beberapa saksi yang sudah dimintai keterangan. Asal api sementara disebutkan dari salah satu kapal yang sedang diperbaiki. Tapi itu masih harus dilidik lebih dalam. Kita tunggu saja hasilnya,” ujar Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Hari Setyo Budi.

 

Editor: Mora