1 tahun lalu |30 Mei 2016 21:18 |977 Pembaca

Mau Bawa Anak Berobat, Dompet Meiafni Dijambret di Depan SMA 3 Sibolga

Ilustrasi aksi penjambretan di jalan raya. Int

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM -Meiafni (38), warga Jalan Murai, Kota Sibolga menjadi korban penjambretan di Jalan Suprapto, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Sibolga, Senin (30/5) petang tadi. Dompet ibu rumah tangga ini raib disambar penjambret, saat melintas bersepedamotor sambil menggendong anaknya yang hendak dibawanya berobat.

Berdasarkan pengakuan korban, kedua pria penjambret itu mengendarai sepedamotor jenis matic Honda Vario berwarna hitam. Saat itu dirinya sedang mengendarai sepedamotornya, juga jenis matic yang sama bernomor polisi BB 5463 NH. Sambil mengendong anaknya, korban bermaksud membawa si anak itu berobat ke praktek dokter di Jalan Sutomo.

Foto: Korban Meiafni saat mengadu ke Polres Sibolga, setelah dijambret di Jalan Suprapto depan SMAN 3 Sibolga, Senin (30/5) petang tadi. Raymon/ST Foto: Korban Meiafni sambil menggendong anaknya saat mengadu ke Polres Sibolga, setelah dompetnya dijambret di Jalan Suprapto depan SMAN 3 Sibolga, Senin (30/5) petang tadi. Raymon/ST

 

Tiba-tiba saja sepedamotornya dipepet oleh kedua pelaku. Dengan cepat salah satu pelaku langsung menarik dompet warna merah yang terselip dalam selendang gendongan anak korban.

”Mereka langsung mengambil dompet yang saya selipkan dalam gendongan anak saya. Kejadiannya cepat sekali,” jelas korban saat mengadu di Mapolres Sibolga.

Masih pengakuan Meiafni, mengetahui aksi pelaku, ia kemudian memberhentikan sepedamotornya dan berusaha meminta pertolongan kepada pengendara lainnya yang kebetulan melihat langsung peristiwa itu.

“Mereka (pelaku) langsung kabur ke arah perempatan lampu merah Bioskop Tagor. Mereka sempat dikejar oleh pengendara yang saya mintai tolong tadi, tapi tak sanggup mengejar,” ujar
Meiafni yang tertunduk lemas.

Meiafni menyebutkan, di dalam dompet itu ada uang sebanyak Rp380 ribu, sebuah buku tabungan Simpedes BRI bersaldo Rp6 juta, serta surat-surat berharga lainnya.

Sementara itu, begitu menerima pengaduan korban, 5 petugas Satreskrim Polres Sibolga langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk menggali informasi referensi memburu pelaku.


Editor: Mora