2 tahun lalu |26 Maret 2016 05:44 |945 Pembaca

Jadi Tersangka Korupsi Rp3 M, Poldasu Akan Cek Kesehatan Mantan Plt Bupati Tobasa

Foto: Liberty Pasaribu

SUARATAPANULI.COM- Tim Dokter dan Kesehatan Polda Sumut akan mengecek kondisi kesehatan Liberty Pasaribu untuk memastikan sakit yang dideritanya. Mantan Plt Bupati Tobasa itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi senilai Rp3 miliar.

“Kita akan turunkan tim dokter kita untuk mengecek kesehatannya. Kalau memang dokter menyatakan bisa, ya akan kita limpahkan tersangkanya berikut barang bukti,” tutur Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haydar kepada wartawan, Sabtu (26/3).

Menurut Haydar, pihaknya sudah siap secara prosedur untuk melimpahkan tersangka ke pihak kejaksaan. Bukti-bukti yang diminta jaksa sebagai petunjuk kekurangan lengkap Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sudah dilengkapi.

“Bukti-buktinya sudah kita kumpulkan dan siapkan. Kalau sudah memenuhi prosedur, secepatnya kita akan limpahkan ke kejaksaan,” ujar Haydar.

Selama ini, sebut Haydar, yang menjadi kendala belum dilimpahkannya Liberty Pasaribu ke jaksa penuntut umum (JPU), karena pihak kejaksaan dan tersangka saling berhalangan.

“Terkadang jaksanya siap, tersangka belum bisa hadir untuk diserahkan. Sebaliknya, kalau tersangka hadir, pihak kejaksaan beralasan pimpinan mereka tidak di tempat, jadi belum bisa menerimanya,” ungkap Haydar.

Haydar menegaskan, pihaknya bekerja sesuai prosedur, tanpa tekanan menetapkan Liberty sebagai tersangka karena adanya temuan baru yang menjerat.

“Ya, kita menemukan bukti baru (novum) yang ada tandatangan tersangkanya,” terang Haydar menjawab wartawan kenapa, Liberty Pasaribu menyusul ditetapkan sebagai tersangka baru setelah kasusnya disidik sejak sekitar 2006 lalu.

Penyidik Subdit III/Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Sumut, kembali gagal menyerahkan mantan Plt Bupati Tobasa Liberty Pasaribu ke pihak kejaksaan karena sakit berhalangan hadir ke Mapoldasu, Rabu (23/3).

Liberty Pasaribu beralasan sedang sakit dan berada di Jakarta. Petugas sedang melakukan penjemputan. Secepatnya penyidik Poldasu menyerahkan Liberty ke kejaksaan.

Kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), yang bersumber dari APBD TA 2004 sebesar Rp3 miliar menyeret nama Liberty Pasaribu setelah ditemukan bukti baru. (sumber: wol)

Diolah: Redaksi