1 tahun lalu |30 Mei 2016 22:46 |784 Pembaca

LADN Humbahas Komit Perjuangkan Tanah Ulayat

Foto: Ketua LADN Humbahas Patar Simamora (kanan) dan Asisten I Tonny Sihombing. Oka/ST

HUMBAHAS,¬†SUARATAPANULI.COM¬†–¬† Ketua Lembaga Adat Dalihan Natolu (LADN) Kabupaten Humbahas yang baru terpilih, Patar Simamora, menyatakan tetap komit memperjuangkan hak masyarakat atas tanah ulayat di daerah itu. Konflik antara masyarakat dengan pemerintah soal status dan batas tanah ulayat dengan kawasan hutan di Humbahas memang sudah memelik sejak lama.

“Kami harus terus berjuang untuk itu. LADN adalah lembaga adat yang telah diakui oleh pemerintah,” kata Patar didampingi Sekretarisnya Maju Lumban Gaol dan Bendahara Dirman Sinambela, saat berudensi dengan Asisten I Pemkab Humbahas Tonny Sihombing, Senin (30/5).

Selain itu, sambung Patar, pihaknya juga akan mengakomodir sengketa batas lahan antar kelompok masyarakat adat. Dimana polemik itu pun sudah banyak yang berujung terjadinya perbuatan pelanggaran hukum, baik pidana maupun perdata.

“Semampunya persoalan seperti ini juga akan kami fasilitasi untuk mencapai solusi terbaik tanpa harus menempuh jalur hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Tonny Sihombing menyatakan bahwa pemerintah daerah mengakui keberadaan, serta pentingnya peran LADN dalam mendukung program pembangunan daerah. Pemkab Humbahas juga akan mengkaji usulan penerbitan peraturan bupati sebagai pedoman program kerja LADN ke depan, oleh pengurus lembaga.
Editor: Mora