1 tahun lalu |31 Mei 2016 17:56 |1165 Pembaca

2 Tahun Buron, Pencuri Emas di Gunungsitoli Dibekuk

Foto: Tersangka TT alias Tomi (kiri) yang sudah diburon 2 tahun akhirnya dibekuk, saat diinterogasi di Mapolres Gunungsitoli, Selasa (31/5). AL/ST

NIAS, SUARATAPANULI.COM –  Setelah buron sejak tahun 2014, TT alias Tomi pelaku pencurian emas di Toko Mutiara di Jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli berhasil ditangkap polisi. Tomi ditangkap ketika sedang asyik berselancar di salah satu warung internet di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (31/5).

Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugo Daeli saat ditemui di Mapolres membenarkan penangkapan Tomi. Dikatakannya, pencurian itu terjadi November tahun 2014 lalu. Tomi beraksi ketika pemilik toko, Muhammad Didi Ivantri, sedang menunaikan sholat. Diperkirakan kerugian materi yang dialami korban mencapai Rp200 juta.

“Pelaku ini pernah bekerja di toko itu. Tetapi dia dipecat karena mencuri emas dan perak. Jadi saat kejadian kedua, dia masuk ke dalam toko menggunakan kunci toko yang sebelumnya menurut korban hilang. Pelaku yang menggunakan helm sempat terekam CCTV,” terang Ps Paur Humas.

Setelah dilakukan penyelidikan dan memutar ulang CCTV yang ada di toko milik korban, akhirnya pelaku dapat diidentifikasi. Tetapi ketika dilakukan pengejaran, pelaku telah kabur pada hari kejadian melalui Bandara Binaka ke Medan.

“Sebelumnya penyidik kita kesulitan mengidentifikasi pelaku yang menggunakan helm, tetapi berkat bantuan pemilik toko, pelaku dapat diidentifikasi dari postur tubuhnya. Pelaku dipastikan adalah TT alias Tomi. Setiap dilakukan pengejaran, pelaku tidak ditemukan di kostnya karena terus berpindah tempat,” ujar Ps Paur Humas.

Ubah Penampilan dengan Berkumis dan Berjenggot

Namun, beberapa hari yang lalu, pelaku kembali ke Kota Gunungsitoli dan telah merubah penampilan dengan memelihara jenggot dan kumis di wajahnya. Pelaku juga selalu menggunakan penutup wajah jika bepergian. Berkat keuletan dan bantuan masyarakat, pelaku akhirnya dapat ditangkap personil Satreskrim yang dipimpin Bripka Johanes Nainggolan.

“Kepada penyidik, pelaku telah mengakui perbuatannya, dan emas hasil curian  telah habis untuk foya-foya,” pungkasnya.
Editor: Mora