1 tahun lalu |31 Mei 2016 19:55 |1229 Pembaca

Taput Dukung Tol Listrik Menuju Sumut Terang

Foto: Pemberian donasi kepada sekolah dan rumah ibadah saat expose program pembangunan jaringan Tol Listrik Menuju Sumut Terang, oleh PT PLN (Persero) di Desa Sigurunggurung, Kecamatan Pahae Jae, Taput, Selasa (31/5). Dok Ist/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Forkopimda Tapanuli Utara (Taput) mendukung penuh pembangunan jaringan Tol Listrik Menuju Sumut Terang, oleh PT PLN (Persero). Bupati Taput Nikson Nababan pun menyatakan tidak ada masalah terkait program itu di daerahnya.

“Pembangunan jaringan listrik ini sejak awal tidak ada masalah, karena ini untuk kepentingan masyarakat juga. Ini adalah bagian dari program Nawacita Jokowi-JK, membangun 35.000 MW untuk Indonesia. Jadi sudah harga mati,” ujar Bupati Taput diwakili Asisten I HP Marpaung, saat expose program pembangunan itu di Desa Sigurunggurung, Kecamatan Pahae Jae, Selasa (31/5).

Hadir, Wakajati Sumut Baginda Lumban Gaol, Kapoldasu diwakili Dirpam Obyek Vital Kombes Hery S, Pangdam diwakili Kol Suryo, Gubsu diwakili Asisten I Hasiholan Sitanggang, Dirut PT PLN (Persero) Jurlian Sitanggang, Wakil Ketua DPRD Taput Fatimah Hutabarat, dan Kajari Tarutung Hotma Tambunan.

HP Marpaung menjelaskan, pembangunan itu butuh sosialisasi kepada masyarakat, seperti dalam hal pembangunan gardu induk dan pembebasan tanah. Juga perlu edukasi teknis bagi masyarakat, atas adanya isu dampak negatif yang beredar di masyarakat. Tapi setidaknya sejauh ini masyarakat telah memahami bahwa pembangunan listrik tersebut adalah untuk kepentingan masyarakat. “Asalkan itu untuk kepentingan masyarakat, kita akan dukung penuh,” ujarnya.

Gambaran Program Nawacita Jokowi-JK membangun 35.000 MegaWatt di Indonesia. Int Gambaran Program Nawacita Jokowi-JK membangun 35.000 MegaWatt di Indonesia. Int

 

Wakajatisu Baginda Lumban Gaol di kesempatan itu menyampaikan, pembangunan 4 gardu induk untuk Binjai-Galang-Sarulla (Taput)-Padangsidimpuan memerlukan pendampingan hukum untuk memperlancar pengerjaan.

“Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) akan mendampingi pembangunan tol listrik ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Ibarat pohon, listrik ini adalah akar yang memberikan energi dan kehidupan,” ujar Baginda.

Sementara itu  Asisten I Pemprovsu Hasiholan Silaen menyampaikan, kebersamaan seluruh stakeholder adalah kunci kesuksesan berjalannya pembangunan tersebut. Hasiholan pun mengajak semua elemen bahu-membahu dalam mewujudkan program Nawacita Jokowi-JK itu.

”Pembangunan gardu induk dengan 275 KV, dimana gardu induk Sarulla 2 x 250 MVA diharapkan mampu mengajak para stakeholder untuk bersama-sama membantu, mengawal dan bersinergi dalam pembangunannya,” ujarnya.

Expose itu diakhiri dengan pemberian donasi kepada sekolah dan rumah ibadah di kawasan sekitar, masing-masing Rp10 juta dari pihak PT PLN (Persero).
Editor: Mora