1 tahun lalu |1 Juni 2016 14:18 |1264 Pembaca

Aneh, ‪Ada Pembooking 14 Hotel‬ di Taput Atas Nama Polisi

Foto: Pertemuan Kapolres dengan pengelola hotel di Taput. Ist/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – ‪Polres Tapanuli Utara (Taput) melakukan penyelidikan terkait indikasi adanya upaya mengganggu suasana keamanan ketertiban daerah ini dengan modus pembookingan sekitar 14 hotel yang beroperasi di wilayah itu dengan dalih perintah institusi Tri Brata.‬

‪“Baru saja kita baru mengadakan pertemuan dengan 14 pengusaha perhotelan yang beroperasi di Tarutung dan Siborongborong akibat adanya indikasi modus pembookingan penginapan dengan mangatasnamakan perintah polisi hanya untuk mengganggu kondusifitas,” kata Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, Rabu (1/6).‬

‪Disebutkan Baringbing, awalnya indikasi itu diketahui setelah staf dari ke-14 hotel mengaku telah mendapatkan pesanan booking hotel pada bulan September 2016 terkait pelaksanaan agenda hajatan salah satu gereja dengan mengatasnamakan kepolisian.‬

‪Setelah ditelusuri, ternyata tujuan modus pembookingan hotel tersebut diarahkan untuk mengganggu rencana pelaksanaan kegiatan Otoritas Jasa Keuangan yang akan digelar di Taput pada bulan yang sama.‬

‪“Kita terkejut atas kejadian tersebut. Karena berdasarkan pengakuan staf resepsionis hotel yang dihubungi secara langsung maupun via seluler oleh pembooking, hal tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan perintah Kapolres. Padahal, itu sama sekali tidak benar,” tegas Baringbing.‬

‪Sehingga, untuk meluruskan informasi tersebut, seluruh pengusaha hotel telah diundang ke Mapolres Taput, yang dihadiri pengusaha hotel Bali, Bali 2, Safari, Kenari, Anugrah, Parrona, Diaji, Boli-boli, dan lainnya.‬

‪Dari keterangan mereka disebutkan, bahwa ada oknum yang menghubungi pihak hotel dengan mengatasnamakan kepolisian untuk melakukan pembookingan hotel untuk bulan September 2016. Di sejumlah hotel yang secara langsung didatangi oknum, raut wajah pembooking bisa jadi terekam CCTV.‬

‪”Dengan adanya rekaman CCTV ini, kita akan segera mengetahui siapa oknum yang bertanggungjawab atas hal ini,” katanya.‬

 

Editor: Mora