1 tahun lalu |1 Juni 2016 14:31 |680 Pembaca

MUI Ingin Hukum Kebiri Pertama Diterapkan di Tapteng‬

Ketua MUI Tapteng Ngadiman KS.

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Maraknya kasus pencabulan anak akhir-akhir ini menyita perhatian Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapanuli Tengah (Tapteng) Ngadiman KS. Dia berharap pemberlakuan hukum kebiri bagi para pelaku kekerasan seksual itu segera diterapkan, bahkan inginnya Tapteng menjadi daerah pertama yang menerapkan hukum itu.‬

‪”Kalau itu terwujud, itu (Tapteng) yang pertama nanti, dan agar ada efek jera bagi para pelaku penjahat sex,” kata Ngadiman KS kepada wartawan, Rabu (1/6).‬

‪Menurut Ngadiman penerapan hukuman kebiri yang Perppunya telah diteken Presiden Joko Widodo, sangat penting guna menekan angka kekerasan seksual terhadap anak yang semakin mengkhawatirkan. Juga akan sangat ampuh memberi efek jera bagi para pelaku.‬

‪Sebelumnya diberitakan, kasus kejahatan seksual terhadap anak juga semakin meningkat di Tapteng. Polres Tapteng mencatat 25 kasus sedang ditangani sejak bulan Januari hingga Mei 2016.‬

‪Kasus paling baru menimpa gadis di bawah umur, berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas VI berinisial LH. Korban hamil 3 bulan. Orang yang diduga sebagai pelakunya bernisial UT alias S berumur 50 tahun yang telah ditangkap pihak kepolisian. Kasus ini tengah dalam penanganan serius pihak Polres Tapteng.

 

Editor: Mora