1 tahun lalu |2 Juni 2016 07:33 |1619 Pembaca

Proyek Terminal Truk Sibolga di Km 3 akan Dilanjutkan

Foto: Truk ekpedisi berbadan besar kesulitan saat berpapasan di kawasan Batu Lubang Km 6,5 Jalinsum Sibolga-Tarutung. Sementara itu masuknya truk-truk itu ke jalan-jalan dalam Kota Sibolga juga masih menjadi persoalan yang kerap dikeluhkan pengguna jalan lainnya. Marihot Simamora/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM РSaat peresmian pengoperasian Pelabuhan ASP Sibolga, Rabu (1/6), Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menyinggung masalah pembangunan terminal bongkar muat truk ekspedisi di Kilometer 3 Sibolga Julu yang tersendat. Katanya, Pemko Sibolga akan tetap melanjutkan program tersebut.

“Jangan terbengkalai kepentingan umum di situ. Ya, (tahun ini) kami akan anggarkan ini,” kata Walikota saat dikonfirmasi SuaraTapanuli.Com, di kawasan pelabuhan yang baru itu.

Menurut Walikota, sebelumnya pihaknya tidak berani melanjutkannya karena masih ada pihak-pihak yang mengganggu. Dimana memang rencana pembangunannya tersendat karena soal ganti rugi pembelian lahannya, serta status lahan yang disebut-sebut masih termasuk dalam kawasan hutan, kemudian dilaporkan ke Poldasu.

“Kemarin tidak ada yang berani kan karena masih ada yang mengganggu terus (mengadukan). Tapi menurut Polri ya sudah teruskan saja,” tambah Walikota.

Syarfi juga mengungkapkan, bahwa dalam masalah lahan tersebut tidak ada merugikan keuangan negara, bukan kawasan hutan lindung, serta harga pembeliannya oleh Pemko Sibolga jauh di bawah harga pasar.

“Apalagi, sudah diteliti, tidak juga ditemukan kerugian negara, apalagi lagi. Saya bukan ahli hukum, tapi (menurut polisi) Pak Wali, karena itu untuk kepentingan masyarakat, mendingan itu jangan terhambat, jalan terus,” timpalnya.

Urgensi adanya terminal truk ini memang kerap dirasakan warga Kota Sibolga, khususnya para pengguna jalan di dalam kota. Dimana truk-truk ekpedisi berukuran besar harus masuk ke jalan-jalan kota untuk bongkar muat barang. Kondisi itu sering menjadi biang kemacetan di kota kecil padat penduduk tersebut. Harapannya, bila sudah ada terminal khusus bongkar muat truk itu, maka arus dan kenyamanan lalulintas di dalam kota bisa lebih lancar dan tertib.

 

Editor: Raymon