1 tahun lalu |2 Juni 2016 17:34 |641 Pembaca

Penikam 10 Penumpang Kapal di Pelabuhan Gunungsitoli Tidak Gila

NIAS,¬†SUARATAPANULI.COM¬†– Fatiziduhu Bu’ulolo alias Ama Roba, penikam 10 penumpang kapal PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) KMP Belanak di Pelabuhan Gunungsitoli, Pulau Nias, dinyatakan tidak memiliki kelainan kejiwaan. Polres Nias, Rabu (1/6), telah melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Gunungsitoli.

“Pelaku tidak memiliki kelainan kejiwaan sesuai hasil observasi dokter yang dilakukan selama 10 hari di RS Bhayangkara Medan. Dan seluruh korban penikaman selamat, tidak ada yang meninggal dunia,” kata Kapolres nias Bazawato Zebua melalui Pj Paur Humas Aiptu Osiduhugo Daeli, Kamis (2/5).

Pelaku sendiri dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. Dan mengingat korbannyaa ada yang masih di bawah umur, maka pelaku juga dijerat dengan Pasal 80 ayat I UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Sementara itu Kasipidum Kejari Gunungsitoli Rifqi Laksono membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan kasus tersebut. “Kasus ini telah masuk tahap II, dan hasil pemeriksaan kami, pelaku melakukan aksinya karena rasa takut dan dihantui sesuatu yang terus mengejar-ngejar dia,” tutur Rifqi.

Untuk diketahui, pelaku yang merupakan warga Dusun Hilinifaeo, Desa Aramo, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan, mengamuk dan menikam sejumlah penumpang kapal saat hendak sandar di Pelabuhan Gunungsitoli pada Jumat (11/3/2016) lalu.

 

Editor: Mora