1 tahun lalu |4 Juni 2016 18:44 |1319 Pembaca

‪Bah, Truk Kayu TPL Masuk Lagi ke Kota Doloksanggul?

Foto: Salah satu truk logging saat melintas di jalan protokol Kota Doloksanggul, Humbahas. Oka/ST

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Warga dan pengguna jalan kembali mengeluhkan ketidaknyamanan atas kembali masuknya truk logging (kayu) ke jalan protokol Kota Doloksanggul, Kabupaten Humbahas. Truk-truk itu adalah mitra pabrik bubur kertas PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Kabupaten Tobasa.

“Padahal kan pada Februari lalu sudah disepakati bahwa truk berat tidak boleh lagi masuk jalur kota,” keluh Hotben Simamora, warga.

Hotben hanya bisa berharap hendaknya pihak pengusaha truk mentaati aturan batas tonase sesuai klasifikasi jalan, dan agar truk tidak melintas pada saat jam sibuk. Sebab, truk tersebut tak jarang menjadi biang terjadinya kemacetan lalulintas dan penimbul debu.

Kondisi itu pun diakui Robin Manalu, pemerhati perhubungan transportasi darat di Humbahas. Dimana banyak warga yang bertanya-tanya kenapa truk bermuatan sekitar 30 ton kayu itu bisa kembali masuk kota, padahal sudah ada jalur alternatifnya dari simpang Gontingbulu Sosorgonting dan Simangaronsang Doloksanggul.

“Kami juga sangat prihatin atas kondisi ini. Banyak warga yang kembali mengeluhkannya. Pemkab mesti cepat mencari solusi,” katanya.

Sementara itu, Kadis Perhubungan dan Pariwisata Humbahas Mangupar Simanullang mengakui memang pihaknya yang memberi izin masuknya truk. Tapi, katanya, kembalinya truk lintas kota hanya untuk sementara, karena jalur alternatif Gontingbulu-Simangaronsang sedang dalam perbaikan.

“Kami izinkan sementara karena jalur alternatif sedang diperbaiki. Kami pun menyampaikan agar truk menghindari jam-jam sibuk lalulintas,” ucapnya.

 
Editor: Mora