1 tahun lalu |8 Juni 2016 20:02 |1597 Pembaca

Pemda Humbahas Cabut Izin Kafe Penyedia PSK‪ dan Miras

Ilustrasi prostitusi. Int
HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menginstruksikan Kantor Perizinan untuk mencabut izin usaha kafe yang menyediakan layanan pekerja seks komersial (PSK) dan menjual minuman keras (miras) berkandungan alkohol melebihi batas yang ditentukan. Tindakan itu dilakukan untuk menjaga citra daerah yang masih kental dengan kearifan adat dan budaya.

“Kafe yang menyediakan pekerja seks dan minuman keras itu merusak mental masyarakat dan pengunjungnya,” ujar Bupati Dosmar kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/6/2016).

Baru-baru ini, ada beberapa kafe yang terbukti melakukan pelanggaran izin dengan menyediakan jasa wanita penghibur tersebut. Karena itu Dosmas menyatakan sudah menginstruksikannya langsung kepada instansi terkait, agar segera memproses pencabutan izinnya.

Menurut Dosmar, kafe pun rawan dijadikan sebagai lokasi transaksi dan pemakaian narkoba. Dimana baru-baru ini sudah terjadi di salah satu kafe, yang korbannya 2 pegawai BUMN.

“Saya dan Pak Kapolres (AKBP Dr Idodo Simangunsong) sudah pernah turun langsung saat razia ke kafe-kafe itu. Kami menemukan adanya pelanggaran,” sebutnya.

Sementara itu Kakan Perizinan Humbahas Jamilin Purba menyatakan pihaknya sudah memproses dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melaksanakan instruksi bupati tersebut.

“Benar, sekarang sedang diproses, ada beberapa kafe yang akan ditertibkan. Untuk melengkapi berkas pencabutan izin itu, kami koordinasi ke polres, karena bukti pelanggaran itu ada di polres,” pungkas Jamilin.

Editor: Mora