1 tahun lalu |9 Juni 2016 16:15 |1509 Pembaca

Angeline Ditinggal Mati Ayahnya Sejak Usia 3 Bulan

Foto: Angeline Br Simanjuntak semasa hidupnya. Istimewa/ST
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Angeline Simanjuntak, remaja 14 tahun yang berparas manis itu sudah dipanggil Tuhan pada Rabu (8/6) malam. Namun kisah hidup keluarga Angeline ternyata tak seindah itu. Sebagai anak bungsu dari 4 bersaudara, Angeline sudah ditinggal mati sang ayah sejak usianya masih 3 bulan.
“Bapaknya sudah lama meninggal karena sakit gula. Pekerjaannya tukang bangunan. Waktu itu usia Angeline masih berumur 3 bulan,” kata St Tuabonar Sitinjak (66), kakeknya Angeline di Mapolres Tapanuli Tengah, mendampingi ibunda Angeline membuat laporan pengaduan, Kamis (9/6).

Sepeninggal ayahnya itu, Angeline dibesarkan oleh ibundanya Junsaris Neri Br Sitinjak (46). Angeline tumbuh menjadi remaja yang aktif di sekolah. Dia anak bungsu dari 4 bersaudara yang kesemuanya perempuan.

Ibunya, Junsaris, dengan tegar membesarkan keempat putrinya itu. Sehari-harinya Junsaris berjualan ikan asin di pasar-pasar tradisional di sekitaran tempat tinggalnya di Jalan Padangsidimpuan, Lingkungan I Hutabuntul Nauli, Kelurahan Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Ibunya jualan ikan asin di pasar. Sejak suaminya meninggal, dia yang besarkan keempat putrinya,” kata seorang perempuan kerabat keluarga almarhum yang juga ikut mendampingi saat melapor ke Mapolres.

Editor: Mora