1 tahun lalu |9 Juni 2016 22:58 |1719 Pembaca

Brankasnya Ditemukan, Polisi Buru Perampok Samsat Tarutung

Foto: Brankas besi milik Kantor Dispenda UPT Samsat Tarutung, Tapanuli Utara yang ditemukan. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM –  Polres Tapanuli Utara terus menyidik kasus perampokan Kantor Dispenda UPT Samsat Tarutung, Jalan Raja Johannes Hutabarat pada Rabu (25/5/2016) lalu. Selain memburu pelaku, kemarin brankas besi kosong yang dibawa kabur oleh perampok telah ditemukan di wilayah Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

‪”Personel kami sudah menemukan brankas kosong yang sempat dibawa kabur dan kemudian ditinggalkan oleh pelaku di daerah Kecamatan Parmonangan,” ujar Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada awak media, Kamis (9/6).‬

‪Disebutkan Baringbing,  Satuan Reskrim akan terus memburu pelaku yang diduga berjumlah enam orang. Namun kasus ini termasuk rumit, karena pelaku saat beraksi menggunakan topeng atau sebo, jadi petugas jaga malam tidak bisa mengenalinya. “Meski demikian polisi berkomitmen memburu pelaku perampokan yaang juga bagian dari kantor unit kerja polisi, yakni Satlantas,” tegas Baringbing.‬

‪Masih Baringbing, petunjuk dari nomor handphone korban yang dibawa lari pelaku mulai kabur. Pelaku perampokan saat itu membawa empat handphone penjaga malam, dimana salah satu handphone yang dilarikan hingga kurun waktu 24 jam masih bisa dihubungi, namun sekarang sudah tidak lagi.

“Handphone korban masih bisa dihubungi polisi, saat dilacak melalui GPRS titik koordinatnya berada di daerah Desa Pagar Batu, Kecamatan Sipoholon, Taput, namun pencarian tidak membuahkan hasil,” ungkap Baringbing.‬

‪Informasi dihimpun awak media dari berbagai sumber, peristiwa perampokan yang terjadi dua pekan lalu itu terjadi sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Kasus ini sangat mengejutkan warga sekitar, sebab terjadi di salah satu kantor unit kepolisian.‬

Menurut sumber, pelaku perampokan dalam aksinya berhasil melumpuhkan 4 petugas jaga malam. Mereka diikat di dalam salah satu ruangan. Setelah berhasil menyekap penjaga malam, pelaku dengan leluasa membongkar seluruh ruangan kantor.

“Para perampok membongkar lemari serta laci dalam kantor untuk mencari uang atau benda berharga. Pelaku berhasil menggondol uang tunai sekitar Rp3 juta lebih, 2 unit handphone, cincin 10 emas gram, dan 1 buah jam tangan, semuanya milik petugas jaga malam. Selain itu, pelaku membawa satu 1 unit laptop dan 1 unit brankas kosong milik UPT Samsat Tarutung,” terang sumber.‬

Editor: Mora