1 tahun lalu |9 Juni 2016 23:43 |753 Pembaca

Pemkab Humbahas Dorong Pengembangan Peternak Lokal

Foto: Bupati Dosmar Banjarnahor, didampingi Wabup Saut P Simamora, Ketua DPRD Manaek Hutasoit, Sekdakan Saul Situmorang, bersama drh Parmohonan Lubis dan drh Vierman, saat penekenan nota kerjasama bidang peternakan, di Ruang Rapat Setdakab, Bukit Ispirasi Doloksanggul.‬ Dok/ST

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Humbahas terus berupaya memandirikan para peternak lokal dengan memanfaatkan seluruh sumberdaya dan potensi yang ada. Salah satunya dengan menggandeng Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijau Pakan Ternak (BPTU-HPT) Siborongborong untuk pengembangan.

Pada Rabu (8/6) kemarin, Pemkab Humbahas dengan pihak BPTU-HPT Siborongborong telah meneken perjanjian kerjasama. Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor melalui Kabag Humas Osborn Siahaan menyampaikan, Humbahas memiliki potensi peternakan yang luar biasa, baik dari segi lahan maupun hewan ternaknya. Selain itu, peternakan merupakan tradisi turun-temurun yang hingga kini masih dilakoni masyarakat. Namun untuk pengembangannya secara tepat, dibutuhkan bimbingan dari tenaga ahli.

“Melalui kerjasama dengan BPTU-HPT itu diharapkan akan terjadi transfer ilmu pengetahuan kepada peternak untuk mendorong pembangunan sektor peternakan sebagai pemenuhan pangan asal ternak dengan sistem agribisnis peternakan rakyat, baik secara kelompok maupun perseorangan,” ujar Osborn, Kamis (9/6).

Kata Osborn, saat penantanganan kerjasama itu Bupati Dosmar Banjarnahor mengharapkan agar data kepemilikan ternak kerbau, kuda dan sapi direvisi secara akurat.

“Bupati ingin Humbahas menjadi sentra ternak kerbau, sapi dan kuda. Untuk itu data kepemilikan ternak kerbau perlu dikaji ulang, jangan lagi jumlah ternak kerbau hanya tertulis di atas kertas saja, tanpa disertai data yang nyata. Semua pemilik ternak kerbau harus disertai dengan foto,” ujar Osborn.

Selain itu, peningkatan pakan ternak kerbau dengan pakan konsentrat olahan pabrik di Humbahas masih perlu lagi disosialisasikan agar lebih akurat. Dimana saat ini Pemkab Humbahas masih memiliki lahan yang luas serta cukup untuk membudidayakan ternak secara alami dan tradisional, seperti ternak kerbau dan sapi juga mampu menghasilkan susu ternak yang dapat dikonsumsi.

“Dengan demikian pendapatan masyarakat dari beternak kerbau dan sapi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat terhadap kebutuhan pangan asal hewani disamping dari pertanian lainnya,” tandasnya.

Kepada peternak juga diharapkan agar membentuk kelompok tani ternak, untuk mempermudah pemerintah memberikan bantuan bibit ternak terhadap masing-masing kelompok tani untuk dibudidayakan.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit yang turut hadir dalam penandatangan kesepahaman itu sangat mendukung dan mengapresiasi BPTU-HPT sebagai instansi teknis.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Utara drh Parmohonan Lubis mengakui Humbahas memiliki prospek sentra budidaya ternak, khususnya kerbau dan sapi.

“Masyarakat Humbahas sudah terbiasa membudidayakan ternak kerbau dengan berkelompok. Pemerintah tinggal membantu peningkatan sumber daya petani ternak dengan sosialisasi pengembangan ternak kerbau dan sapi,” ucapnya.

Sedangkan Kepala BPTU-HPT Siborongborong drh Vierman menyatakan siap membantu para peternak dalam hal budidaya. “24 jam kami siap membantu para peternak,” ujarnya.

 

Editor: Mora