1 tahun lalu |11 Juni 2016 17:33 |3129 Pembaca

Diduga Stres, Pria Ini Hanyutkan Jutaan Uang di Sungai Aek Sigeaon

Foto: Aksi nekad seorang pria tua yang diduga stres masuk ke Sungai Aek Sigeaon Tarutung sambil memegang beberapa gepok uang pecahan Rp100 ribuan di tanggannya, saat hendak ditolong, Sabtu (11/6) petang tadi. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Seorang pria berusia 60-an tiba-tiba didapati tengah masuk ke Sungai Aek Sigeaon Tarutung, Tapanuli Utara, tepatnya di sekitaran Jalan Diponegoro/Tanggul belakang Kantor DPRD setempat, Sabtu (11/6) sekira pukul 15.30 WIB tadi. Yang bikin geger, pria itu memegang beberapa gepok uang pecahan Rp100 ribuan, dan sebuah plastik asoi putih yang juga berisi sejumlah uang berwarna merah tersebut. Saat coba ditolong oleh dua pemuda, kantongan plastik malah hanyut.

“Di dalam plastiknya juga berisi banyak uang Rp100 ribuan. Kurasa kalau Rp30 juta sampai Rp50 juta ada itu. Pas kami tolong tadi plastik itu hanyut terbawa air,” kata salah satu pemuda belasan tahun yang turun ke sungai menolong pria tersebut naik ke tepian.

Sementara itu, setelah pria itu berhasil dinaikkan ke tepian dan digotong naik ke jalan tepian tanggul, uang yang tadinya dipegangnya tidak kelihatan lagi.

“Ada juga uang di pinggangnya dan di kantongnya tadi,” ujar pemuda itu seraya menyebutkan ada seorang pria lain lagi yang mungkin mendapatkan uang yang tadinya dipegang pria malang itu.

Cerita punya cerita, pria itu merupakan kerabat keluarga dari seorang pemilik toko di kawasan Naheong Jalan Sisingamangaraja Kota Tarutung.

“Itu adeknya yang punya toko itu. kalau tidak salah istrinya Boru Marbun dari Manduamas (salah satu kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah),” sebut seorang ibu paruh baya yang juga menyaksikan aksi konyol pria itu.

Setelah berhasil dinaikkan ke jalan, pria itu berlalu dengan sendirinya dengan berjalan kaki. Seluruh pakaiannya basah kuyup terendam air sungai. Dia tak lagi memperdulikan uangnya yang sudah hilang dan hanyut. “Aku tidak dianggap lagi sama keluargaku,” ucap pria itu dengan terbatah-batah dalam bahasa daerah setempat.

Sebelumnya, pria itu disebut-sebut sempat ingin membeli kopi di salah satu warung di tanggul sungai pembelah kota wisata rohani itu. Tapi karena dikira orang gila, permintaannya tak ditanggapi serius oleh si penjual.

Setelahnya, beberapa orang yang mengetahui kejadian itu sempat mencoba menelusuri alur sungai guna mencari kantongan plastik berlogo salah satu outlet perbelanjaan ternama. Hingga kabar ini diturunkan, belum diketahui apakah sudah ada orang lain yang menemukan kantongan plastik yang diyakini berisi jutaan uang itu.

Editor: Mora