1 tahun lalu |13 Juni 2016 19:40 |1019 Pembaca

Cuaca Buruk Pengaruhi Hasil Panen Padi di Humbahas

Foto: Petani sawah di Humbahas saat panen. Namun sejumlah petani menyatakan hasil panen kali ini turun hingga 30 persen dibanding sebelumnya. Oka/ST

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM –  Sejumlah petani padi sawah di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas menyatakan hasil panen kali ini turun hingga 20-30 persen dibanding panen sebelumnya. Landaan cuaca buruk menjadi penyebab utamanya.

Petani mengakui, per petak sawah ukuran sedang hanya bisa menghasilkan sekitar 8 karung ukuran sedang saja. Padahal tahun lalu bisa mencapai rata-rata 10 karung. Je Lumban Gaol, salah seorang anggota kelompok tani di Subatubatu mengatakan, sejak tanam hingga panen, sawahnya cenderung kelebihan air. Akibatnya padi tidak tumbuh dengan baik, bahkan banyak yang busuk karena terendam. Kondisi irigasi yang belum memadai juga menjadi kendala.

“Panen kali ini banyak petani yang rugi. Hasilnya tidak sebanding dengan biaya mengolah sawah,” katanya, Senin (13/6).

Senada diutarakan Roida, juga  petani. Hasil panennya kali ini turun sekitar 20 persen, ditambah banyak bulir padi yang kopong. Penyebabnya juga cuacca yang tak menentu. “Bulir padi banyak yang kosong karena banyak hujan saat padi mulai berisi. Sementara saat ditanam, curah hujan relatif rendah,” tuturnya.

Untung saja, para petani masih bisa sedikit tersenyum karena harga gabah saat ini cenderung tinggi.

Terpisah, Kadis Pertanian Humbahas Happy Silitonga membenarkan bahwa cuaca mempengaruhi produktifitas padi di musim panen tahun ini. Diakuinya juga hasil panen petani di kabupaten itu mengalami penurunan dengan tingkat yang bervariasi.

Kata Happy lagi, padi yang mutunya kurang baik itu bisa disebabkan oleh penggunaan pupuknya yang belum tepat. Seperti perbandingan penggunaan pupuk organik dengan kimia. Mungkin terlalu banyak pakai pupuk urea dan NPK.

“Di beberapa tempat juga terdapat padi yang berkualitas bagus, hasil panennya juga meningkat. Itu karena petaninya lebih serius, dan bisa juga bibitnya yang bagus,” katanya.
Editor: Mora