1 tahun lalu |16 Juni 2016 12:17 |772 Pembaca

Sarana Lalulintas di Taput Perlu Perbaikan

Foto: Salah satu sarana lalulintas di perempatan Hutabarat Tarutung, Taput. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Erlan Abbas, Tim Roadshow Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan untuk wilayah Tapanuli, mengungkapkan masih sangat banyak sisi berlalulintas yang harus segera mendapatkan perbaikan dan pembenahan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Hal itu disampaikan Abbas pada acara  Paparan Penilaian Tahap III Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2016, di Aula Mini Kantor Bupati Taput di Tarutung, Rabu (15/6).

“Pembenahan sarana itu agar Taput bisa mendapatkan apresiasi dari  WTN, yakni Piagam Program Kampanye Berbudaya Tertib Berlalulintas, maka masih dibutuhkan perbaikan dan pembenahan pada sejumlah sisi,” ungkap Abbas.

WTN merupakan program nasional untuk meningkatkan dan merangsang kepala daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam mengkampanyekan budaya tertib berlalulintas. Taput salah satu daerah yang dinilai.  “Saya secara langsung diterjunkan ke Taput untuk melihat dan melakukan penilaian awal atas penyelenggaraan tertib berlalulintas di daerah ini,” tegas Abbas.

Dikatakannya, kampanye budaya tertib berlalulintas adalah untuk membangun dan mewujudkan keamanan berlalulintas. Segenap unsur masyarakat harus memiliki kesadaran dan keseriusan, termasuk dalam hal pembenahan pendukung keamanan dan ketertiban transportasi, mulai dari marka jalan, rambu lalulintas dan sarana prasarana lainnya.

“Penataan ruang jalan bagi publik, administrasi, perencanaan, kelembagaan, regulasi dan SDM angkutan perkotaan, teknik operasional, dan sarana bagi kepentingan publik seperti penataan trotoar jalan menjadi poin penilaian. Hal inilah yang dinilai untuk mendapatkan piagam tersebut.

“Dari poin di atas, dan atas pengamatan kami terhadap sejumlah spot, masih sangat banyak sisi berlalulintas yang harus segera dibenahi agar Taput berhak mendapatkan apresiasi ini. Termasuk mengenai pengelolaan perparkiran, rambu-rambu yang tertutup, trotoar, juga pengelolaan terminal,” ungkap Abbas.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Taput Erikson Siagian, menyatakan pihaknya akan bekerja keras untuk membenahi semua kekurangan demi meraih apresiasi itu. “Segera, kami akan melakukan perbaikan dan pembenahan. Sebelumnya, Taput telah menerima plakat WTN, dan ke depan kami akan berusaha meraih piagamnya,” tandasnya.

 

Editor: Mora