1 tahun lalu |16 Juni 2016 13:59 |1382 Pembaca

Polisi Dalami Kasus Ipal Syarfi, Gondrong Beri Keterangan Lanjutan

Foto: Syarfi Hutauruk. Ist

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM РKasus dugaan ijazah palsu (ipal) Syarfi Hutauruk yang kini menjabat Walikota Sibolga, masih terus bergulir. Penyidik Polres Sibolga kemarin memeriksa kembali Peniel Simon Baryona Pane SH alias Gondrong selaku pelapor.

“Ya benar, saya dimintai keterangan lanjutan atas keterangan sebelumnya kemarin Selasa 14 Juni 2016. Tidak ada yang baru, hanya saja lebih dalam. Pertanyaan ada 19 dalam waktu 3,5 jam. Penyidiknya tidak berganti, masih tetap Brigadir Abdul Wahab Pasaribu,” kata Gondrong kepada SuaraTapanuli.Com, Kamis (16/6).

Sekilas mengingatkan, kasus ini dilanjutkan kembali pasca gugatan pra peradilan oleh Paniel terhadap SP3 yang diterbitkan penyidik kepolisian atas kasus tersebut dikabulkan di Pengadilan Negeri Sibolga, beberapa waktu lalu. Putusan Hakim Nomor: 01/Pra.Pid/2/2016/PN-SBG tanggal 23 Februari 2016 itu memerintahkan termohon (Polri/Kapoldasu/Kapolres Sibolga) agar segera melanjutkan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penggunaan ijazah palsu atas nama terlapor Drs HM Syarfi Hutauruk.

Foto: Peniel Simon Baryona Pane SH alias Gondrong selaku pelapor. Mora/ST Foto: Peniel Simon Baryona Pane SH alias Gondrong selaku pelapor. Mora/ST

 

“Kita berharap supaya penyidik, lebih profesional dan bekerja secara optimal. Sehingga kepastian hukum berdasarkan Ketuhanan YME segera teriplementasikan,” ucap Gondrong lagi.

Sebelumnya, kasus ini dilaporkan Paniel pada tahun 2013 lalu ke Poldasu, tepatnya dengan Nomor: LP/385/IV/2013/SPKT I tanggal 15 April 2013. Objek pengaduannya dugaan tindak pidana menggunakan ijazah palsu, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHPidana. Penyelidikan kemudian berkembang ke pendalaman terhadap Surat Keterangan (SK) penggganti Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Nomor 911/83/D/89 atas nama M Syarfi yang sebelumnya dinyatakan rusak.
Editor: Mora