1 tahun lalu |17 Juni 2016 14:27 |1230 Pembaca

Rumah dan Lantaran Ikan di Pasar Belakang Dihantam Kapal Tongkang

Foto: Kapal tongkang yang menghantam rumah warga di Kelurahan Pasar Belakang, Sibolga Kota, Kota Sibolga, Jumat (17/6) pagi. Raymon/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM РSedikitnya 4 rumah warga dan seunit lantaran (tempat penjemuran ikan asin) di Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, hancur setelah ditabrak oleh kapal tongkang, Jumat (17/6) pagi tadi. Beberapa warga penghuni rumah mengalami luka-luka, dan kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa ini berawal saat gelombang tinggi melanda kawasan pesisir tersebut. Kemudian kapal tongkang membawa alat berat yang berbobot ratusan ton itu terbawa gelombang hingga nyasar ke pemukiman warga yang berada di atas laut itu.

“Kejadiannya sekitar jam 6 pagi tadi. Saat ombak besar, kapal itu terbawa ombak lalu menghantam rumah warga. Sementara ini kami masih mendata kerusakan dan menghitung kerugian materi,” ucap Lurah Pasar Belakang Mardi.

Pemilik rumah yang hancur itu di antaranya Farida Hanum, Nizar, Cok Mei, Edi Saputra, dan Rinardi. “Kapal itu awalnya menghantam 3 rumah, terus menarik 1 rumah lagi dan lantaran itu,” ujar Aidani Panggabean, warga korban hantaman tongkang itu, dengan luka di bibirnya.

Sementara warga korban lainnya Edi Saputra mengatakan lantaran yang rusak itu adalah miliknya. Saat kejadian itu masih ada ikan yang jemur, namun luluh lantak akibat hantaman tersebut.

“Kalau dari tonasene, ada 3,6 ton ikan yang habis dihantam. Itu nilainya sekitar Rp50-an jutalah,” beber Edi Saputra.

Untuk sementara, warga yang rumah hancur mengungsi ke rumah kerabatnya masing-masing. Belum diketahui pihak mana yang bertanggungjawab atas kelalaian petugas kapal tongkang tersebut. Tapi kapal itu disebut-sebut didatangkan untuk mendukung pembangunan jembatan layang di Kota Sibolga. Dan warga korban berharap, pihak pemilik kapal besi itu mengganti kerugian yang mereka alami.

 

Editor: Mora