2 tahun lalu |27 Maret 2016 08:34 |1050 Pembaca

Nias dan Tapsel Getol Minta Pembentukan Daerah Otonom Baru

Foto: Mendagri Tjahjo Kumolo

NIAS, SUARATAPANULI.COM- Mendagri Tjahjo Kumolo menyebutkan ada 199 usulan pembentukan daerah otonomi baru dalam bentuk provinsi, kabupaten dan kotamadya. Diantaranya Nias dan Tapanuli Selatan.

Tapi pengetatan persyaratan pembentuk daerah otonomi baru yang dilakukan DPR melalui UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah belum mampu meredam keinginan elit daerah tersebut.

“Usulan itu memaksanya luar bias,” kata Tjahjo, di Jakarta, kemarin.

Dia menyatakan Kemedagri kesulitan memenuhi semua keinginan daerah-daerah itu. Sebab berdasarkan temuan dan kajian kemetriannya itu, banyak pemekaran daerah yang belum sesuai harapan pemerintah. Permasalahan utamanya soal PAD yang tidak berjalan maksimal, pemerataan pembangunan dan pemenuhan kesejahteraan masyarakat. “Itu datanya sudah ada di kemendagri,” ucapnya.

Selain itu, persetujuan pembentukan daerah otonomi baru juga akan berdampak terhadap anggaran. Kalau semua permintaan itu dikabukan, maka tak sedikit anggaran yang digulirkan. “Pastii akan mengandalkan anggaran dari pusat,” katanya.

Senada disampaikan Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Robert Endi Jaweng. Dia meminta pemerintah menghentikan pembentukan daerah otonomi baru untuk beberapa tahun ke depan. Sambil mengevaluasi hasil daerah otonomi baru yang dibentuk pada tahun-tahun sebelumnya. (TJ)

Diolah: Tim Redaksi