1 tahun lalu |20 Juni 2016 13:46 |1005 Pembaca

Kakek Bocah Korban Cabul Harap Polres Tapteng Tahan Terlapor

Foto: Kasma Hutauruk dan istrinya yang menggendong cucunya yang diduga telah menjadi korban pencabulan. Mereka berharap polisi segera menindaklanjuti pengaduan mereka, agar pelaku mendapat hukuman setimpal. Istimewa/ST
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Kasma Hutauruk, warga Desa Muara Nauli, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengharapkan polisi serius memproses pengaduannya terkait dugaan pencabulan terhadap cucunya SKN (4) oleh terlapor HH (55), warga sekampungnya.

Kepada wartawan, Senin (20/6/2016), Kasma menuturkan bahwa dugaan pencabulan itu telah dilaporkannya ke Polres Tapteng pekan lalu. Dan guna keperluan penyelidikan, korban telah divisum di RSUD Pandan, Tapteng. Tapi yang membuatnya bingung, terlapor HH tidak ditahan hingga hari ini.

“Kami mengharapkan terduga pelaku pencabulan itu segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya” ujar Kasma kepada wartawan.

Disinggung Kasma lagi, sebenarnya kasus itu sudah dilaporkannya ke Polsek Sorkam pada bulan Maret 2016 lalu. Karena belum ada tindaklanjutnya setelah tiga bulan kemudian, Kasma kemudian melaporkannya lagi ke Polres Tapteng, dengan harapan petugas bisa segera dan lebih serius memprosesnya.

“Setelah saya mengetahui kejadian itu,  aya langsung melaporkannya ke Polsek Sorkam, dan pada hari itu juga kami membawa cucu kami itu ke salah satu bidan di Sorkam untuk diperiksa. Setelah selesai diperiksa, bidan itu mengatakan ada luka robek di bagian duburnya,” papar Kasma.

Diceritakan Kasma, cucunya itu diduga dicabuli di rumah terlapor HH pada siang hari. Saat itu rumah HH dalam keadaan kosong. Pada sore harinya korban menceritakan apa yang dialaminya itu.

“Cucu saya itu yang kemudian menceritakan dan mengaku sudah dilecehkan oleh HH itu kepada saya,” pungkas Kasma.

Editor: Mora