1 tahun lalu |22 Juni 2016 12:40 |684 Pembaca

Berburu Kue Kering ‘Online’, Lebih Murah

Foto: Utak atik situs jual-beli kue kering secara online. Harmen/ST
SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Menjelang Lebaran, permintaan akan beragam kue kering meningkat. Selain langsung belanja atau jualan di toko, pembeli dan pedagang juga ‘bermain’ secara online. Bahkan yang online diakui harganya lebih murah dibanding harga di pasar.

Seperti diakui Tita Ali, pemilik toko kue yang sudah 4 tahun bermain bisnis cake di Pasar Sibolga. Katanya, menjelang Lebaran omsetnya cukup tinggi, mencapai Rp20 juta dalam sebulan.

“Alhamdulillah, omset saya bisa mencapai Rp20 juta karena satu pemesanan pun kadang sampai 5 kilogram,” ujarnya.

Tita juga jualan secara online, baik via situs jual-beli, maupun melalui pesan BBM. Dipaparkannya, per 1 kilogram kue brownis kering, nastar keju, nastar pelangi (rainbow), kue kering kelapa, kue kurma coklat-kacang, kue putri salju biasa dan salju kacang, dijualnya seharga Rp120 ribu-Rp150 ribu.

Dari aneka kue yang dijualnya, sambung ibu lima anak ini, kue kurma coklat-kacang, kue kering kelapa, dan brownis kering yang paling banyak dipesan.‬
“Puncaknya seminggu jelang Lebaran nanti,” pungkas Tita.

Sementara itu salah satu warga Sibolga, Anwar Siregar, mengakui jual beli kue online semakin diminati karena pemakaian smartphone oleh masyarakat kian tinggi. Selain itu, menurutnya ibu rumahtangga saat ini banyak yang berstatus pekerja, yang tak sempat lagi membuat atau mempersiapkan kue saat Lebaran.‬

“Saat ini warga lebih banyak memilih belanja via online dengan harga yang lebih murah,” tandas Anwar Siregar sambil mengutak-atik smartphonenya.‬

Editor: Mora