2 tahun lalu |27 Maret 2016 12:43 |2009 Pembaca

Buyung Sitompul: Ayo Kawal Verifikasi KTP

Foto: Buyung Sitompul bersama awak LWI Sibolga-Tapteng di sela coffee morning, Minggu (27/3). Fredes/SuaraTapanuli.Com

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Buyung Sitompul menyatakan ingin maju menjadi bakal calon Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) dari jalur independen pada Pilkada 2017. Karena itu dia beraharap masyarakat, termasuk rekan-rekan wartawan, untuk ikut aktif mengawal proses verifikasi dukungan KTP yang dilakukan oleh KPUD Tapteng nanti.

Harapan itu diutarakan Buyung saat coffee morning bersama Lembaga Wartawan Indonesia (LWI) Sibolga-Tapteng di Pandan, Minggu (27/3).

KPUD akan memverifikasi administrasi dan faktual setelah timnya menyerahkan KTP yang terkumpul sebagai syaratnya maju. Dia meminta wartawan ikut aktif menggawal untuk mencegah kemungkinan terjadi kecurangan. Proses verifikasi calon independen, kata Buyung, rawan disusupi kepentingan politik, yang bertujuan menghambat bakal calonnya.

“Saya mau meninggalkan jabatan saya, pensiun muda untuk membangun Tapteng. Saya akan maju melalui independen. Kalau bukan dengan independen, kami akan mundur. Tidak mau saya dengan partai. Saya bukan mengatakan partai itu salah, tapi saya mau menggunakan dukungan hati nurani rakyat. Untuk itu, saya minta tolong kepada para kawan-kawan wartawan untuk mengawal proses ini, agar verifikasi yang dilakukan KPUD terbebas dari manipulasi,” pintanya.

Menurut Buyung, maju dari jalur independen merupakan kebanggaan tersendiri baginya. Karena mendapat dukungan murni dari masyarakat, sehingga akan memiliki ikatan kuat dengan masyarakat yang menginginkan perubahan baik bagi daerahnya.

“Masyarakat juga akan demikian. Kebanggaan rakyat itu akan kita bina. Saya menjadi Bupati karena dukungan KTP. Kalau ada masyarakat mengatakan saya mendukung Buyung Sitompul, ada buktinya, silahkan lihat di KPU. Independen itu ada ikatan dengan rakyat karena dukungan KTP itu. Dan saya bersedia membuat perjanjian dengan masyarakat untuk itu,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Djamin Sumitro selaku Ketua Tim Pengumpul KTP untuk Buyung Sitompul mengungkapkan, timnya saat ini telah mengumpulkan sebanyak 30 ribu KTP. Targetnya sebanyak 50 ribu KTP.

“Nanti tahap pertama saya akan serahkan 30 ribu dulu ke KPU. Kemudian tahap kedua akan kami serahkan 20 ribu lagi, meskipun persyaratan dari KPU hanya 20 ribu,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Ketua LWI Sibolga-Tapteng Demak MP Panjaitan mengungkapkan, akan terus memantau dan mengawal proses tahapan pilkada, demi tercipta pemilu yang demokratis, jujur dan adil. Sebab, kata Demak, ‎wartawan yang bergabung di LWI merupakan wartawan yang menjunjung tinggi independensi.

“Sudah tugas kita sebagai wartawan, mari kita memantau dan mengawal tahapan pilkada, terlebih untuk verifikasi dukungan KTP ini, agar KPU tidak neko-neko,” ujar Demak yang akrab disapa Pance ini.

Sebelumnya, Komisioner KPU Tapteng Divisi Hukum, Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Timbul Panggabean menyebutkan, bakal pasangan calon perseorangan membutuhkan dukungan sebanyak 20 ribu KTP untuk lolos verifikasi. Jumlah itu, jika masih mengacu pada DPT yang digunakan pada pileg atau pilpres dimana DPT berjumlah 220 ribu.

“Kalau DPT masih menggunakan jumlah hasil pileg dan pilpres, maka 8,5 persen dari DPT, harus mengumpulkan sekitar 20 ribuan dukungan dalam bentuk KTP. Pasangan calon perseorangan harus sudah mendaftar di bulan Juni 2016,” kata Timbul.

Editor: Mora