1 tahun lalu |27 Juni 2016 14:50 |863 Pembaca

Jonatan, Bocah Berkelamin dan Prilaku Ganda

Foto: Jonatan ditemani ibunya Rut Mey Hutagalung saat Ditemui di rumahnya di Lingkungan II, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sumut. Istimewa/ST
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Orangtua Jonatan resah. Sebab, bocah berusia 4 tahun itu ternyata lahir tak normal. Belakangan diketahui Jonatan berkelamin dan berprilaku ganda, antara seorang pria atau perempuan.

Ditemui di rumahnya di Lingkungan II, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut, ibunya Rut Mey Hutagalung (28) menceritakan kegelisahannya.

Dilihat sepintas, memang tidak ada yang terlihat aneh pada kondisi Jonatan. Secara fisik tubuhnya adalah seorang anak laki-laki. Rut pun menuturkan saat ia mengandung anak bungsu dari dua bersaudara itu, tidak ada yang hal-hal yang aneh. Bahkan saat lahir, hingga tumbuh sekira 3 tahun, pihak keluarga baru tahu ada yang tak normal dengan kondisi fisik alat kelaminnya.

“Kami sedih sekali begitu tahu kondisinya sekitar setahun lalu,” tutur Rut dengan mata berkaca-kaca.

Rut kemudian memberi kesempatan kepada awak media untuk melihat langsung kondisi kelamin putranya itu. Sekilas diperhatikan, alat kelaminnya memang lebih identik seorang pria. Penisnya seperti telah tersunat secara natural. Bagian yang membuatnya menjadi mirip kelamin perempuan adalah dimana ada muncul klitoris kecil, dan ada belahan membentuk labium tipis seperti pada kelamin perempuan pada bagian testisnya.

Dan diakui Rut, Jonatan buang air seni bukan dari kelamin laki-lakinya, melainkan dari sebuah saluran lubang kecil pada pangkal testisnya. “Jadi kalau dia pipis, harus diangkatnyalah sedikit batang kemaluan laki-lakinya itu,” kata Rut.

Selain kelaminnya yang ganda, Rut juga mengakui prilaku anaknya itu juga berubah-ubah. Kadang feminim sebagaimana kelembutan seorang anak perempuan, tapi kadang juga sangat garang atau lasak seperti seorang bocah laki-laki yang dalam masa pertumbuhan.

“Kadang dia minta merengek manja meminta dibelikan anting-anting. Kadang lasak sekali, mau naik ke mana-mana, manjat-manjat ya seperti anak laki-laki biasanya. Kami pun heran melihatnya,” ungkap Rut.

Rut sendiri hanya seorang ibu rumahtangga biasa. Sedangkan suaminya Abdul (30) cuma seorang buruh bangunan. Dari sisi ekonomi, keluarganya memang kesulitan untuk mengobati Jonatan secara medis. Apalagi jika Jonatan harus menjalani operasi yang serius kelak.

“Kami orang gak punya. Suami saya cuma kuli bangunan. Tapi kata dokter, Jonatan baru bisa diobati setelah dia berumur sekitar 12 tahun nanti,” kata Rut sambil menyeka tetesan airmatanya.

Disebut Ambigous Genetalia

Secara medis, kasus manusia atau anak yang lahir berkelamin ganda disebut ambigous genitalia. Kalau pada wanita terjadi dengan 2 kromosom X adalah maskulinisasi yang ditandai oleh klitoris membesar menyerupai penis kecil, saluran kencing tampak baik di atas maupun di bawah klitoris dan labia menutup yang kadang-kadang membentuk lipatan menyerupai skrotum.‬ Kemudian terbentuk benjolan mirip testis di labia yang menutup.

Sedangkan kasus pada pria ditandai dengan kromosom XY yang terjadi ditandai saluran kencing dan sperma tidak sepenuhnya memanjang hingga ujung penis atau hipospadia. Kemudian penis sangat kecil dengan ujung saluran kencing lebih dekat ke skrotum dan tidak adanya satu atau kedua tetis di skrotum.‬

‪Ada beberapa kemungkinan penyebab pada individu yang terlahir dengan 2 kromosom X. Yang paling umum adalah Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) yang memicu produksi hormon pria atau androgen berlebih. Akibatnya terjadi maskulinisasi pada perkembangan organ seksual.

Kemungkinan lain adalah tumor dan paparan zat-zat yang mengandung hormon pria selama dalam kandungan.‬ Gangguan hormonal juga merupakan penyebab paling umum pada pria. Di samping itu, kelamin ganda pada pemilik kromosom XY juga dipicu oleh kelainan genetik yang menyebabkan pertumbuhan testikel tidak normal.‬ Faktor genetis dan riwayat keluarga pun merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kasus kelamin ganda.

Penyembuhan kasus kelamin ganda hanya bisa dilakukan dengan operasi sesuai dengan pemeriksaan kromosom untuk menentukan jenis kelaminnya. (ray/int)

Editor: Mora