1 tahun lalu |29 Juni 2016 14:27 |981 Pembaca

Sopir Truk “Monster” Penimpa Ibu dan Dua Anaknya Ditahan Polisi

Kasatlantas Polres Sibolga AKP Sawangin Manurung. Dok/ST
SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM¬†–¬†Peristiwa terbaliknya truk ekspedisi over tonase Sibolga-Nias di Jln Suprapto Kota Sibolga, yang menimpa 3 pengendara sepedamotor pada Selasa (28/6) malam, masih dalam penyidikan Polres Sibolga. Sopirnya Soaliseiki¬†Delau, ditahan. Dan truk maut itu diamankan di Kantor Satantas Polres Sibolga.

“Iya (sopirnya) ditahan. Dikenakan UU Lalulintas Nomor 22 Tahun 2009. Berkasnya akan kami limpahkan,” ucap Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu melalui Kasatlantas AKP Sawangin Manurung, saat dihubungi wartawan Rabu (29/6) siang.

Sementara untuk korban sendiri, sambung Kasatlantas, pihaknya sudah memfasilitasinya bertemu dengan pihak pengusaha truk. Dan kondisi korban terparah Risma Hutabarat (40), hingga Rabu (29/6) siang ini semakin membaik.

“Kami hanya sarankan agar pihak pengusahanya bertemu dengan pihak korban, jadi semalam mereka sudah bertemu, artinya pengusaha bertanggungjawab,” beber Kasat.

Seperti dikabarkan, truk jenis Cold Diesel yang over tonase atau yang biasa disebut truk “monster” itu terbalik dan menimpa 3 pengendara sepedamotor di Jalan Suprapto, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Sibolga, Selasa (28/6) sekira pukul 19.30 WIB. Ketiga korban masih satu keluarga, terdiri dari ibu dan dua anaknya. Di antaranya Risma Hutabarat (40), Yoga (18), dan Alpian (3). Mereka warga Gang Sepucuk, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga. Saat itu ketiganya mengendarai sepedamotor jenis Honda Vario bernomor polisi BB 3967 NK yang dikemudikan oleh Yoga.

Sementara itu, truk pembawa beragam bahan kebutuhan sehari-hari tujuan Pulau Nias itu melaju pelan dari arah perempatan lampu merah eks Bioskop Tagor menuju Pelabuhan ASP Sibolga di Jalan KH Ahmad Dahlan, Aek Manis.

Setibanya di lokasi kejadian, truk berplat polisi (hitam) BB 8712 LN itu sempat mengambil jalur kanan, karena di jalur kiri yang seharusnya terdapat lubang. Sementara sepedamotor itu datang dari arah berlawanan yang menjadi sejalur dengan truk itu.

Tak diduga, saat sepedamotor itu tepat melintas dari samping truk, truk modifikasi itu justru oleng lalu terbalik ke ke sisi kanannya, dan menimpa sepedamotor tersebut. Ketiga korban tertimpa barang-barang muatan pada bagian belakang truk.

Sejumlah warga sekitar dan pengendara yang melintas kemudian memberi pertolongan kepada para korban. Mereka dilarikan ke IGD RS Metta Medika Sibolga. Korban Risma mengalami luka memar dan patah tulang serius pada sekujur tubuhnya. Ia tampak diinfus dan diberi bantuan oksigen untuk pernafasannya. Sedangkan anaknya yang masih bocah Alpian mengalami sejumlah luka memar pada wajah dan tubuhnya. Sementara korban Yoga tak begitu parah.

Selain menimpa pesepedamotor, muatan truk juga merubuhkan pagar beton dan besi pembatas kompleks Makorem 023/KS. Beberapa sumber menyebutkan truk ekspedisi itu milik seorang pengusaha warga Kota Sibolga bermarga Zega.

Editor: Mora