1 tahun lalu |29 Juni 2016 22:47 |1303 Pembaca

Kapolres Sibolga Turun Langsung Tutup Paksa Game Station di Pasar Baru

Foto: Game Station di Jalan Imam Bonjol, Pasar Baru, Kota Sibolga yang ditutup paksa oleh pihak Polres Sibolga, Rabu (29/6) malam. Marihot Simamora/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM¬†–¬†Dengan mengenakan pakaian preman, Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu langsung turun ke lokasi untuk menutup paksa Game Station di salah satu ruko di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru, Rabu (29/6) malam sekira pukul 21.30 WIB. Sontak saja para pengunjung dan penjaga mesin arena permainan ketangkasan berhadiah itu kabur.

Kapolres datang dengan mengendarai mobil double kabin langsung turun dan masuk ke dalam ruko. Sekitar 5 menit kemudian, perwira melati dua itu keluar dan langsung masuk ke dalam mobil dan berlalu dari lokasi. Saat coba diwawancarai awak media, Kapolres menolak.

Aksi penutupan paksa itu sontak menyita perhatian ratusan warga sekitar dan para pengendara yang melintas di jalan tersebut. Sejumlah petugas kepolisian baik yang berseragam dinas maupun berpakaian preman tampak berada di dalam ruko tempat Game Station itu.

“Ditutup paksa, karena sudah diperingati supaya ditutup, tapi bandel,” kata sumber yang merupakan salah satu petugas Intelkam Polres Sibolga, di lokasi.

Sumber tadi menyebutkan lagi, tidak ada pihak yang diamankan dalam operasi dadakan pemberantasan salah satu kegiatan ‘penyakit masyarakat’ itu. “Gak ada yang dibawa, cuma ditutup paksa,” ujarnya.

Foto: Mesin-mesin permainan ketangkasan Game Station di salah satu ruku di Jln Imam Bonjol, Pasar Baru, Sibolga yang ditutup paksa polisi. Marihot Simamora/ST Foto: Mesin-mesin permainan ketangkasan Game Station di salah satu ruku di Jln Imam Bonjol, Pasar Baru, Sibolga yang ditutup paksa polisi. Marihot Simamora/ST

 

Amatan SuaraTapanuli.Com, pagar besi pintu masuk ruko yang terasnya bercat dan bergambar ornamen khas salah satu organisasi kepemudaan (OKP) tersebut langsung ditutup petugas. Ada sekitar 6 unit mesin game di lantai dasar ruko itu.

“Tempat ini baru buka sekitar 2 minggu. Yang main mulai dari anak-anak sampai orang dewasa,” kata warga sekitar.

Warga lainnya menyebutkan, permainan ketangkasan tersebut menggunakan koin. Koin yang dimenangkan kemudian bisa ditukar dengan hadiah-hadiah menarik yang disediakan pengelolanya. “Tapi banyak yang memilih menukar koinnya dengan uang, jadi kayak main judi juga,” ucap Andi (24), warga.

Pengelola Game Station itu sendiri disebut-sebut seseorang yang bernama An, yang juga pengurus salah satu OKP di Sibolga.

Editor: Mora