1 tahun lalu |5 Juli 2016 15:34 |1093 Pembaca

Korban Truk “Monster” Masih Dirawat di Rumah

Foto: Jamil Zeb Tumori saat menjenguk Rismawati di rumahnya, tampak juga Ian, suami korban yang menemani istrinya, kemarin siang. Marihot Simamora/ST
SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Rismawati Br Marbun (40), korban truk ekspedisi over tonase jenis Cold Diesel 120 PS yang terbalik di Jalan Suprapto Sibolga, masih terbaring di tempat tidur. Dia mengalami patah tulang paha kiri dan cidera serius pada bagian bahu kirinya.

Ditemui di kediamannya di Gang Sepucuk, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Rismawati masih terbaring di tempat tidurnya.

“Kaki sama bahunya yang masih proses pengobatan. Itulah masih dibalut. Kami hanya 3 hari di RS Metta Medika, lalu diizinkan pulang, dirawat di rumah saja,” kata suaminya, Ardiansyah alias Ian (39), Senin (4/5) siang.

Tampak pula kedua anaknya yang juga turut tertimpa muatan truk pada peristiwa Selasa (28/6) sekira pukul 19.30 WIB itu, yakni Yoga Pratama (18) dan Alfian Rizqie Mutha (2). Kondisi Yoga sudah normal, sementara luka-luka lecet pada bagian wajah Alfian sudah mulai mengering.

Ian menegaskan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan pihak pengusaha truk “monster” itu, yakni Zega. Ian menegaskan tuntutannya pihak pengusaha ikut bertanggungjawab untuk proses perobatan istri dan anaknya sampai sembuh total.

“Kami gak minta macam-macam, cuma diperhatikan sampai istri saya ini sembuh total. Masalah hukumnya biarlah yang berwenang itu. Dan memang uang istri saya yang hilang malam kejadian itu sudah diganti pihak ekspedisi, dan kami sudah menerima penggantian biaya beli obat alternatif dan untuk penyembuhan kaki istri saya,” katanya.

Rismawati pun kembali menceritakan sekilas tentang peristiwa yang hampir merenggut nyawanya dan kedua putranya itu. Pada malam itu ia dan kedua anaknya itu sebenarnya hendak membeli pakaian baru untuk digunakan Yoga dan anak-anaknya pada Lebaran ini. Di dalam dompetnya, Rismawati sudah menyiapkan uang sekitar Rp1,5 juta.

“Kami berangkat dari rumah naik kreta mau beli baju Lebaran. Begitulah kejadiannya, pas kami lewat, truk itu terbalik, kami kena timpa barang-barang di belakangnya. Uang saya di dalam dompet pun hilang saat kejadian itu,” ucapnya.

Siang itu awak SuaraTapanuli.Com datang menjenguk keluarga Rismawati bersama Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori. Pada kesempatan itu Jamil menyampaikan bahwa hasil pertemuan seluruh pihak terkait di Aula Satlantas Polres Sibolga, kemarin, bahwa truk ekspedisi over tonase diharuskan mengurangi kapasitas muatannya, dan truk yang tdk layak jalan dilarang beroperasi.

“Sudah ada hikmah yang kita petik dari peristiwa malam itu. Kesepakatan sudah dicapai, dan proses hukum berjalan. Kedatangan saya ke rumah korban untuk melihat langsung perkembangan kondisinya, sekaligus silaturahmi dan memberi dukungan moral kepada korban dan keluarga,” ungkap Jamil.
Editor: Raymon