1 tahun lalu |16 Juli 2016 14:21 |1044 Pembaca

Isu Begu Ganjang Berbuntut Pengerusakan, Warga ‘Serbu’ Mapolres Sibolga

Foto: Kerumunan warga Panomboman, Sibolga Utara, Kota Sibolga saat mendatangi Mapolres Sibolga di Jln Dr FL Tobing, Jumat (15/7/2016) malam. Ist/ST
SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Ratusan warga Panomboman, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga mendatangi Mapolres Sibolga di Jalan Dr FL Tobing, Jumat (15/7/2016) malam. Mereka meminta polisi melepaskan 2 warga sekampungnya yang beberapa saat sebelumnya diamankan.

Rupanya, kedua warga yang diamankan itu merupakan pelaku pengerusakan rumah keluarga Tonny Lumban Gaol (45), juga warga kampung itu, yang sebelumnya dituduh memiliki ilmu santet atau yang biasa disebut “parbegu ganjang”.

“Ini aksi spontan dari warga Panombonan karena dua warga kami malah diamankan polisi, katanya keduanya yang merusak rumah si Lumban Gaol itu,” ujar salah satu pria paruh baya yang ikut dalam gerombolan massa itu.

Tak mau berkembang terjadi kekacauan, Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu lantas menerima 5 orang perwakilan warga untuk berdialog. Dalam pertemuan itu, Kapolres menjelaskan perihal kronologis dan prosedur hukum pengamanan kedua warga yang diduga sebagai pelaku utama pengerusakan rumah tersebut. Karena itu Kapolres meminta warga untuk membubarkan diri dan mempercayakan pihaknya melaksanakan proses hukum terhadap keduanya.

“Kedua warga itu diamankan petugas berdasarkan bukti petunjuk, keterangan saksi dan korban yang dihimpun penyidik atas pengerusakan rumah itu. Sebelumnya korban sudah melapor secara resmi. Dan meskipun katanya sudah ada perdamaian secara kekeluargaan pasca pelaporan dari korban, tapi proses hukum mesti tetap berjalan,” ujar Kapolres melalui Kasubbag Humas Ipda R Sormin kepada wartawan.

Usai pertemuan, perwakilan warga tadi kemudian menyampaikan agar warga lainnya membubarkan diri. Kemudian mereka membubarkan diri secara tertib.

 

Editor: Mora