1 tahun lalu |19 Juli 2016 15:43 |769 Pembaca

Operasi Ramadaniya di Taput, 1 Tewas Belasan Luka-luka

Foto: Salah satu kendaraan yang terlibat lakalantas selama Operasi Ramadaniya di Tapanuli Utara. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Selama Operasi Ramadaniya yang digelar Polres Tapanuli Utara selama perayaan Idul Fitri 1437 H, tercatat 7 kali terjadi kecelakaan lalulintas di jalan raya. Korbannya 1 orang tewas, 8 luka berat dan 10 orang mengalami luka ringan.

“Sejak digelarnya operasi Ramadaniya, telah terjadi 7 peristiwa kecelakan lalulintas yang menimbulkan 1 korban jiwa, korban luka berat dan ringan yang dialami 18 orang, serta timbulnya kerugian materi senilai Rp11 juta,” ungkap Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, Senin (18/7).

Disebutkannya, peristiwa yang menimbulkan korban jiwa maupun materi tersebut terjadi dalam kurun waktu sejak 30 Juni-15 Juli 2016. Meski telah didirikan sejumlah pos pengamanan Lebaran untuk tujuan mengantisipasi atau meminimalisir, namun kecelakaan lalulintas tetap saja terjadi.

“Peristiwa lakalantas tersebut tidak hanya melibatkan para pengendara, namun juga termasuk sejumlah warga yang turut menjadi korban,” jelas Baringbing.

Selain peristiwa lakalantas, Baringbing juga memaparkan kejadian tindak pidana selama libur panjang Lebaran yang terjadi di Kecamatan Tarutung, Siborongborong dan Muara.

“Kami juga berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan atau curas yang diamankan dari CV Cahaya Nusantara,” terangnya.

Editor: Mora