1 tahun lalu |20 Juli 2016 17:28 |825 Pembaca

Bupati Dosmar: PNS Harus Sadar, Masyarakat Kian Kritis & Dinamis

Foto: Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor saat menyematkan tanda peserta diklat prajabatan CPNS. Oka/ST

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyebut para pegawai negeri sipil (PNS) harus sadar karena masyarakat semakin kritis dan dinamis, serta memiliki keinginan dan harapan yang tinggi atas kinerja PNS. Banyak yang bangga dengan status sebagai PNS, tapi malah mengikis kesadaran diri akan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Era ini dan ke depan, PNS akan menghadapi tantangan yang semakin berat. Masyarakat semakin mengharapkan akselerasi peningkatan pembangunan baik di bidang infrastruktur, maupun peningkatan ekonomi sebagai tugas pemerintah,” ujar Dosmar saat membuka Diklat Prajabatan 127 calon PNS di pemerintah daerah setempat, di Pendopo Bukit Inspirasi Doloksanggul, Rabu (20/7).

Dosmar pun mengingatkan, ketidakdisplinan PNS selalu menjadi sorotan dan tema diskusi, sebab merupakan sosok yang sejatinya harus selalu menjadi contoh dan teladan karena kedudukannya sebagai aparatur pemerintah. Sementara masyarakat semakin mengharapkan akselerasi peningkatan pembangunan baik di bidang infrastruktur maupun peningkatan ekonomi yang semuanya itu merupakan tugas pemerintah.

Karena itu diklat prajabatan dilaksanakan dengan pola baru, sesuai dengan peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Prajabatan CPNS Golongan III. Dana peserta diklat akan mengikuti tahap internalisasi yaitu tahap pembelajaran di dalam kelas, dimana peserta akan menerima materi diklat dari tenaga pengajar. Dan tahap kedua yaitu aktualisasi, dimana peserta akan mengimplementasikan materi diklat di tempat tugas masing-masing.

“Perubahan pola itu untuk dapat membentuk PNS yang profesional dan memiliki kompotensi serta karakter dan displin,” ujar Dosmar.

Dosmar juga memaparkan bawa Pemkab Humbahas telah menetapkan visi “Humbang Hasundutan yang hebat dan bermentalitas unggul”. Dimana visi ini nantinya harus dapat dijabarkan dalam setiap pelaksanan tugas pokok dan fungsi ditempat tugas masing-masing. Dan untuk mewujudkan visi itu dibutuhkan sosok PNS yang memiliki paradigma baru atas cara pandang, cara pikir dan cara kerja serta selalu berorientasi pelayanan prima.

“Jadi diminta kepada peserta diklat agar memanfaatkan momentum ini sebagai wahana untuk menimba ilmu dan membentuk diri sebagai PNS yang bermental baik dan unggul,” pesannya.

Secara simbolis, Bupati Dosmar menyematkan tanda peserta kepada tiga perwakilan peserta. Diklat prajabatan kali ini diikuti oleh tenaga fungsional guru 94 orang, kesehatan 7 orang dan umum 26 orang. Diklat gelombang I diikuti oleh 66 orang dimulai pada 20 Juli-31 Agustus 2016. Gelombang kedua 61 orang, dimulai 10 Agustus-21 September 2016. Proses pembelajaran dilaksanakan di Gedung Diklat BKD Humbahas.

Diklat dengan 319 jam pelajaran iu dibagi dalam pembelajaran klasikal di dalam kelas sebanyak 159 jam, dengan materi diklat yaitu ceramah kebijakan pengembangan sumber daya aparatur, overview kebijakan penyelenggaraan diklat, dinamika kelompok, ceramah muatan teknis substantif lembaga, akuntabilitas PNS, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, anti korupsi, peraturan baris-berbaris dan tata upacara sipil.

Sedangkan pembelajaran non klasikal di unit kerja masing-masing sebanyak 160 jam pelajaran. Tenaga pengajar dalam diklat itu antara lain dari widyaiswara dari Badan Diklat Provinsi Sumatera Utara, pejabat dari Pemkab Humbahas, termasuk Koramil 05 TU/Doloksanggul.

Tujuan diklat sendiri untuk membentuk PNS yang profesional dalam bidang tugasnya. Menciptakan PNS yang akuntabilitas dan mengedepankan kepentingan nasional dalam pelaksanaan tugas. Membentuk PNS yang menjunjung tinggi standar etika publik dan kemampuan berinovasi untuk peningkatan mutu pelaksanaan tugas di lingkungannya. Serta membentuk PNS yang memiliki kemampuan untuk tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberantasan korupsi di lingkungan instansinya dengan sasaran terwujudnya PNS yang profesional sebagai pelayan publik.

 

Editor: Mora