1 tahun lalu |21 Juli 2016 18:06 |1678 Pembaca

Kasus Alkes 2013, Kepala BKKBD Taput Ditahan Kejari

Foto: Kepala BKKBD Taput Jumaga Nainggolan (kanan) saat akan dibawa ke Rutan Tarutung. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) Tapanuli Utara (Taput) Jumaga Nainggolan resmi ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri  Tarutung, Kamis (21/7/2016) sekitar pukul 15.30 WIB. Jumaga ditahan di Rutan Tarutung atas kasus dugaan penyalahgunaan jabatan pada proyek pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Dinas BKKBD Taput tahun 2013 dengan pagu anggaran sebesar Rp524 juta.

“Tersangka (Jumaga Nainggolan) kita tahan sekitar pukul 15.30 Wib, pada saat penahan kondisi Jumaga dalam keadaan sehat. Sebelum kita titip ke Rutan Tarutung, tersangka yang didampingi penasehat hukumnya kita cek kesehatannya dan hasilnya menurut tim medis kondisi tersangka sehat,” terang Kejari Tarutung Hotma Tambunan, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Symon kepada awak media.

Diterangkan Symon, penahanan ini merupakan proses lanjutan atas penetapan status tersangka Jumaga Nainggolan pada Kamis 14 Juli. Penahanan ini dilakukan selama 20 hari ke depan.

Menurut Symon, Jumaga Nainggolan pada kasus ini selaku Kepala BKKBD Taput aktif yang juga sebagai pengguna anggaran serta Panitia Pembuat Komitmen (PPK) diduga kuat terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan alat KB Kesehatan senilai Rp524 juta yang diusut pihaknya. “Jumaga kita duga melakukan pelanggaran yakni penyalahgunaan wewenang jabatan sehingga merugikan keuangan negara,” ungkap Symon.

Proses pengusutan atas dugaan ini, diterangkan Symon, sudah dilakukan mulai November 2015 lalu dengan melakukan pemeriksaan atas 50 orang saksi, baik ahli dari BPKP, serta LKPP.

“Selain Pasal 2 dan 3 UU Tipikor tentang penyalahgunaan kewenangan, terhadap tersangka juga diterapkan Pasal 55 KUHP, dan tidak menutup kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka. Sebab, lazimnya, korupsi terjadi secara bersama-sama,” paparnya.

Pantauan awak media, usai Jumaga Nainggolan dijebloskan di Rutan Tarutung, terlihat mobil plat merah BB 18 A parkir di halaman rutan.

 
Editor: Mora