1 tahun lalu |22 Juli 2016 16:21 |1027 Pembaca

Polres Taput Ringkus Perampok Berpistol Airsoftgun dalam 2 Hari

Foto: Barang bukti pistol airsoftgun, pelurunya, serta uang hasil rampokan ketiga pelaku yang diamankan petugas. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Tiga dari enam kawanan perampok yang membobol kantor CV Cahaya Nusantara di Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara pada Senin (4/7/2016) lalu berhasil dibekuk hanya 2 hari pasca kejadian. Kawanan ini menggunakan pistol jenis airsoftgun dalam beraksi.

“Pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan ini berkat kesigapan jajaran personel Satreskrim Polres Taput dibantu Ditreskrim (Subdit III) Polda Sumatera Utara,” ujar Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Wakapolres Kompol Bernad Turnip, saat ekspos di halaman Mapolres setempat, Kamis (21/7).

Ketiga pelaku diringkus di Medan dan Pematangsiantar, yakni Rapolo Tambunan alias Polo (42) warga Medan, Marolop Siahaan alias Olop (38) dan Poltak Sihombing alis Kembar warga Pematangsiantar.

Sementara tiga rekannya yang buron berinisial S, PT, dan JN. “Ketiganya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), personil kami masih memburu keberadaannya,” papar Wakapolres.

Lebih jauh diterangkan Kasat Reskrim AKP Toga Butarbutar, kawanan itu beraksi pada dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Para pelaku masuk ke kantor itu dengan membobol pintu belakang pakai linggis. Namun saat itu aksi pelaku sempat terpergok oleh salah seorang karyawan. Pelaku pun langsung mengejar si karyawan tersebut dan mengancamnya dengan pistol jenis airsoftgun.

“Setelah dapat, para pelaku kemudian mengikat si karyawan itu pakai tali dan melakban mata dan mulutnya. Dua karyawan lainnya juga berhasil dilumpuhkan para pelaku,” beber Kasatreskrim.

Kawanan itu kemudian menjarah uang tumai sebesar Rp44 juta dan mengambil sebuah brankas. Mereka lalu melarikan diri ke Pematangsiantar dengan menggunakan mobil jenis pick up plat BK 9446 DB.

“Setibanya di sana mereka membongkar isi brankas dan membagi hasil, kemudian membubarkan diri,” terang AKP Toga Butarbutar yang baru sebulan menjabat Kasatreskrim.

Sementara itu barang bukti yang berhasil disita dari tangan para tersangka yakni uang sebesar Rp77 juta, 1 unit airsoftgun beserta peluru, 1 unit KTA airsoftgun atas nama Rapolo Tambunan, 1 unit brankas, 1 unit mobil pick up, 1 buah paspor atas nama Rapolo Tambunan, 2 handphone, martil dan linggis.
Editor: Mora