1 tahun lalu |23 Juli 2016 15:23 |1535 Pembaca

Petani Diduga Pengedar Ganja di Pahae Julu Diciduk Polisi

Foto: Epson Aritonang saat diperiksa di bagian Sat Narkoba Polres Taput. Dok/ST
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Diduga nyambi edarkan ganja, Epson Aritonang (42), seorang petani warga Desa Lumban Garaga, Kecamatan Pahae Julu, diamankan petugas Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput), Rabu (20/7) sekira pukul16.30 WIB. Saat ditangkap, Epson sempat membuang ganja miliknya ke tepi jalan.

Kepada awak media, Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubbag Humas Polres Aiptu Walpon Baringbing membenarkan adanya penangkapan yang diduga pengedar barang haram tersebut. “Benar, 1 orang warga asal Pahae diamankan dengan dugaan sebagai pengedar ganja. Saat ini tersangka sedang diperiksa oleh penyidik,” ujar Baringbing.

Diterangkannya, tersangka diciduk dari Jalinsum Sipirok-Tarutung, tepatnya di Desa Lumban Garaga, Pahae Julu. Penangkapan berhasil dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan ulah tersangka yang sudah meresahkan warga, khususnya kaum remaja dan pemuda di Pahae Julu.

“Tersangka ditangkap ketika sedang mengendarai sepedamotor jenis Honda Vario putih dengan nomor polisi BB 3463 FR. Sadar petugas akan mencegatnya, tersangka langsung berhenti lalu melemparkan ganja tersebut ke jalan dan melarikan diri. Karena jarak petugas dan tersangka sangat dekat, petugas berhasil mengejarnya dan menangkap. Tersangka kemudian digelandang ke Sat Narkoba Polres Taput untuk diperiksai,” jelas Baringbing.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 53 gram ganja kering yang sudah siap edar dan satu unit sepedamotor. Tersangka dijerat dengan pasal 127, 111 dan 114  UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Editor: Mora