1 tahun lalu |1 Agustus 2016 17:27 |1026 Pembaca

Truk “Monster” Masih Berani!

Foto: Salah satu truk "monster" yang parkir di tepi jalan raya menunggu masuk ke kapal penyeberangan di Pelabuhan ASP Sibolga. Ist/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Peristiwa demi peristiwa kecelakaan lalulintas yang melibatkan truk ekpedisi overtonase di Kota Sibolga tak membuat pengusahanya kapok. Truk-truk “monster” tujuan Pulau Nias itu masih berani saja beroperasi.

“Apanya yang kapok, masih ada yang jalan kok. Coba lihat jam-jam 7 sampai jam 9 malam di Pelabuhan ASP Jalan KH Ahmad Dahlan atau di Pelabuhan Sambas itu. Mana pakai dikawal-kawal OKP pula,” aku Masrin Hutabarat (34), warga Kota Sibolga.

Masrin mengaku sangat khawatir akan terjadi kecelakaan maut lagi akibat kondisi truk-truk tersebut. Dia berharap pihak kepolisian dan dinas perhubungan benar-benar tegas menindak pengusaha ekpedisi yang membandel, serta menindak di lapangan.

“Yang terakhir kan yang kasus truknya terbalik lalu menimpa ibu-ibu dan dua anaknya ya, lalu sempat distop oleh warga sekitar pelabuhan baru. Tapi tetap juga beroperasi. Ini kayaknya tunggu sampai masyarakat benar-benar bertindak emosi dan geram barulah kapok,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori pun membenarkan masih adanya truk ekpedisi over tonase yang beroperasi. “Saya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar pengusaha ekpedisi yang keras kepala ini sadar dan jera,” ungkap politisi yang getol menyoroti problematika truk “monster” ini.

Sementara itu Kasatlantas Polres Sibolga AKP Sawangin Manurung mengungkapkan, hingga kini pihaknya sudah menilang 33 unit truk “monster” yang beroperasi pasca peristiwa kecelakaan di Jalan Suprapto beberapa waktu lalu. Kasatlantas menyatakan bahwa pengusaha ekspedisi yang memang tetap membandel meski sudah berulang kali diingatkan.

“Pekan lalu kami melakukan sweeping ke pangkalan muat truk-truk itu, dan melakukan penindakan di lapangan bagi truk-truk yang melanggar kesepakatan operasional saat pertemuan pasca peristiwa di Jalan Suprapto lalu,” ungkapnya.

 
Editor: Marihot Simamora