1 tahun lalu |1 Agustus 2016 17:59 |640 Pembaca

Tersendat di Teluk Bayur, Semen di Sibolga & Tapteng Langka

Foto Ilustrasi. Int

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Kendala proses pemuatan di Pelabuhan Teluk Bayur, Sumbar, sempat membuat semen padang di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah langka dan mahal. Kerusakan dermaga membuat kapal pengiriman harus antri.

Hal itu dinyatakan Manager Area Penjualan PT Semen Padang, Hari Khairun saat dikonfirmasi wartawan, Senin (1/8/2016). Katanya, penyebab langkanya semen padang di kedua daerah itu karena dermaga milik perusahaan di Pelabuhan Teluk Bayur rusak. Akibatnya antrian panjang di pelabuhan tidak terelakkan. Tetapi pihak PT Semen Padang sudah memproritaskan pelayanan kapal pengiriman ke Sibolga.

“Sekitar dua hari ini semen sudah tiba di Sibolga, karena kemarin sudah dimuat. Jadi kelangkaan itu murni karena rusaknya dermaga kita di Pelabuhan Teluk Bayur, bukan karena adanya spekulasi dan lain sebagainya,” terang Hari.

Untuk melayani kapal-kapal yang sudah antri, pihaknya menggunakan jaring untuk mengangkut semen dari truk langsung ke kapal, tidak lagi menggunakan dermaga.

“Kalau selama ini kita menggunakan dua dermaga, sekarang tinggal satu dermaga. Untuk mengantisipasinya kami memesan jaring dari Jakarta untuk mengangkut semen langsung dari truk ke dalam kapal, itu pun harus menunggu izin dari pihak Pelindo dulu,” ucap Hari.

“Hal ini perlu kami sampaikan agar tidak ada dugaan yang miring terhadap distributor dan juga kepada kami PT Semen Padang. Dan sampai saat ini operasi kita tetap lancar tidak ada kendala, karena kita pun tidak mungkin menahan semen sementara produksi kita lancar,” jelasnya lagi.

Adapun besaran kuota semen untuk distributor Sibolga dan Tapanuli sebanyak 6.000 ton setiap bulannya.

Sementara itu LPKSM Sibolga melakukan sidak ke beberapa agen semen yang ada, Senin (1/8) siang. Menurut pengakuan para agen, penyebab kelangkaan semen karena kapal pengangkut yang dari Padang belum tiba di Sibolga.

“Kami sudah sidak ke beberapa agen, dan mereka mengakui bahwa kapal yang belum masuk dari Padang. Sedangkan untuk harga semen mereka jual bervariasi, mulai dari Rp65.000-Rp67.000 per zak untuk ukuran 50 kg,” kata Ketua LPKSM Sibolga, Erwin Simatupang didampingi Wakilnya Binsar S.

 

Editor: Marihot Simamora