1 tahun lalu |3 Agustus 2016 22:06 |676 Pembaca

Kades, Berhati-hatilah Kelola DD

Foto: Bukka Lumbantoruan.

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Para kepala desa (kades) diingatkan agar berhati-hati dalam mengelola dana desa (DD). Hal itu diungkapkan Anggota Komisi A DPRD Humbahas Bukka Lumbantoruan.

“Dana desa dan anggaran dana desa (ADD) harus digunakan dan dikelola secara benar. Para kepala desa jangan malu atau takut berkonsultasi kepada semua pihak yang terkait tentang pengelolaan dana yang besar itu secara tepat, supaya jangan terjadi penyimpangan,” imbau Bukka saat pertemuan dengan sejumlah kepala desa di Kecamatan Paranginan, Rabu (3/8/2016).

Bukka menyarankan agar dana tersebut memprioritaskan pembangunan yang sudah diprogramkan. Dan menurutnya permainan curang akan terendus sebab masyarakat sudah semakin jeli dan peduli dalam mengawasi realisasi dana pembangunan di desanya. Begitu juga bahwa para kades juga dituntut harus paham soal administrasi pembukuan atas pengelolaan anggaran tersebut.

“Kita tidak inginkan dana desa itu menjadi terselewengkan hanya gara-gara salah prosedur pengelolaan dan administratifnya. Karena itu perangkat desa harus berhati-hati. Kepala desa harus bisa menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) setiap kegiatan desanya secara benar,” tukas politisi Partai Gerindra itu.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Humbahas Ratna F Marbun menyebutkan pihaknya akan mengawasi intensif pengelolaan DD dan ADD tahun ini. Belajar dari pengalaman, pihaknya akan memperketat pengawasan, serta berharap partisipasi aktif masyarakat.

“Jika masyarakat menemukan ada kejanggalan pengelolaan dana tersebut, segera laporkan kepada kami atau pihak inspektorat,” ujarnya.

Terkait jadwal pencairan dana desa sendiri, Ratna menjelaskan bahwa ada sekitar Rp55 miliar DD tahap pertama untuk TA 2016 yang sedang tahap pencairan melalui transfer ke tiap-tiap rekening sebanyak 153 desa di Humbahas.

“Dana desa itu akan segera dicairkan ke masing-masing desa. Mudah-mudahan minggu ini tuntas,” sebutnya.

Sedangkan Kadis PPKD Humbahas Bona Santo Sitinjak melalui Kabid Anggaran Maradu Napitupulu menjelaskan, pencairan DD dari rekening harus memenuhi mekanisme dengan melampirkan APBDes, SPP (surat perintah pembayaran) panjar dan defenitif, juga fotocopy usulan permintaan dari TPK (tim pelaksanan teknis).

“Dengan melengkapi berkas administrasi tadi, dananya akan dicairkan melalui rekening desa,” kata Maradu.

 

Editor : Marihot Simamora