1 tahun lalu |7 Agustus 2016 21:02 |935 Pembaca

Dua Menteri: Pelabuhan Laut di Sibolga Segera Ditata

Foto: Menteri BUMN Rini Sumarni dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat kunjungan kerja ke Pelabuhan Laut Sambas Kota Sibolga, Minggu (7/8/2016). Dok Istimewa

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Menteri BUMN Rini Sumarni dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kunjungan kerja ke Pelabuhan Laut Sambas Kota Sibolga, Minggu (7/8/2016). Keduanya menyatakan pemerintah akan segera menata kembali pelabuhan laut dan udara di daerah yang menjadi penopang perkembangan perekonomian bagi daerah lain.

Penataan itu untuk menekan laju inflasi di daerah, sehingga tidak berdampak kepada pertumbuhan perekonomian nasional. Rini menyatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya keras menekan laju inflasi, salah satu caranya dengan menjaga konektivitas arus barang di daerah.

“Dengan terjaganya konektivitas arus barang di daerah, maka tumbuh kembangnya perekonomian nasional dipastikan baik dan jauh dari inflasi,” tegas Rini.

Disinggung mengenai keberadaan Pelabuhan Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASP) yang kini dikelola Pemko Sibolga, Rini mengatakan pelabuhan itu nanti akan digabung ke Pelabuhan Sambas Sibolga untuk dikelola pihak PT Pelindo I.

“Pelabuhan ASP itu sangat banyak kekurangannya, kami akan minta Pemko Sibolga untuk menghibahkannya ke BUMN agar dapat dikelola dengan baik,” jelas Rini.

Rini juga mengungkapkan, selama Pelabuhan Sambas dalam tahap penataan nanti, Pelabuhan ASP masih bisa beroperasi sebagaimana mestinya.

“Jika Pelabuhan Sambas siap, maka mau tidak mau Pelabuhan ASP akan kami ajukan ke Kementrian KKP. Terserah Menteri KKP mau diapakan nanti bekas bangunan Pelabuhan ASP itu,” tegas Rini.

Hal senada diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menurutnya, salah satu pelabuhan laut yang nantinya akan ditata kembali yakni Pelabuhan Laut Sambas Sibolga. Karena selama ini pelabuhan tersebut berperan penting bagi aktivitas perekonomian daerah lainnya.

“Pelabuhan ini telah lama dijadikan akses pendistribusian barang ke Gunungsitoli dan daerah lain di Kepulauan Nias. Maka kita usahakan tahun ini juga, atau selambatnya tahun depan, sudah mulai dilakukan pengerjaannya. Anggaran penataan ulangnya akan dianggarkan tahun depan di anggaran PT Pelindo, namun izin pengerjaannya dari Kementrian Perhubungan,” ungkap Menhub.

 

Editor : Marihot Simamora