1 tahun lalu |8 Agustus 2016 20:34 |725 Pembaca

Sukran Pamitan, Terimakasih…

Foto: Sesi salam-salaman di apel pagi terakhir sekaligus pamitan Sukran Jamilan Tanjung dan istri dengan jajaran pegawai Pemkab Tapanuli Tengah. Dok Humas

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Apel pagi Senin (8/8/2016) di Lapangan Kantor Bupati Tapanuli Tengah di Jln Dr FL Tobing, Pandan menjadi momentum pamitan oleh Sukran Jamilan Tanjung di hari terakhirnya menjabat kepala daerah untuk periode 2011-2016. Sukran yang didampingi istri menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada jajaran stakeholder dan para pegawai.

“Ini hari terakhir kita dapat apel bersama rutin tiap Senin,” ucap Sukran mengawali amanatnya selaku pembina upacara pagi itu.

Disampaikannya, jabatan adalah amanah. Ia bersyukur selama masa kepemimpinannya tidak ada meninggalkan masalah dan roda pemerintahan daerah berjalan dan baik. Kemudian bersyukur karena ia dan keluarga dalam keadaan sehat. Lalu, Sukran pun mengaku memperoleh banyak pengalaman dalam bidang pemerintahan.

“Bermodalkan saya dari Anggota DPRD Sumut, lalu ditempah menjadi semakin matang sebagai wakil bupati, Plt bupati, dan menjadi bupati (definitif,red),” tugasnya.

Dalam kurun periodenya, Sukran awalnya sebagai wakil bupati pasangan Raja Bonaran Situmeang sebagai bupatinya. Pada tahun ke-3 pemerintahan mereka, Raja Bonaran lengser setelah terseret kasus suap sengketa pilkada terhadap mantan ketua MK Akil Mochtar. Otomatis Sukran kemudian menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati selama sekitar 1,5 tahun. Hingga 6 bulan sebelum habis masa periode 5 tahunannya, Sukran baru dilantik sebagai bupati definitif.

Pagi itu,  tak lupa Sukran menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah dan masyarakat yang telah turut mendukung dan mensukseskan roda pemerintahan dan pembangunan. Ia lantas menjabarkan sejumlah capaian pembangunan baik yang sudah terlaksana maupun yang masih berjalan.

“Terimakasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder. Kami menyadari selama memimpin Tapanuli Tengah belum banyak berbuat banyak, tapi kami telah bekerja keras dengan sekuat pikiran dan tenaga memberikan yang terbaik,” tutur Sukran yang diketahui mencalonkan diri kembali sebagai bupati di pilkada 2017 nanti.

Usai apel, digelar sesi pelepasan dengan pemberian ulos kepada Sukran dan istri selaku Ketua TP PKK, oleh Sekdakab dan jajaran pimpinan satuan kerja serta para pegawai yang hadir. (ril)

 

Editor: Marihot Simamora