1 tahun lalu |11 Agustus 2016 07:58 |1325 Pembaca

Panggung Menuju “Pandan 1”

Ilustrasi. Int

SUHU politik di gelaran Pilkada Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus meningkat. Hingga pekan ini sudah ada 4 pasangan bakal calon dari jalur independen yang muncul, dan 2 pasangan bakal calon yang mendapat restu oleh partai politik pengusung.

Kabar terbaru, Partai Golkar yang memiliki 6 kursi di legislatif menetapkan petahana, Sukran Jamilan Tanjung, sebagai calon bupatinya. Tapi partai beringin masih harus berkoalisi untuk memperoleh minimal 1 kursi lagi, juga masih harus menentukan siapa pasangan calon wakil bupatinya.

Penetapan itu diketahui dari surat yang diterbitkan oleh DPP Partai Golkar kepada DPD Provinsi Sumatera Utara tentang Pemberitahuan Penetapan Calon Kepala Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Nomor: B-532/GOLKAR/VIII/2016 tanggal 9 Agustus 2016, yang diteken oleh Ketua Harian HAM Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.

Disebutkan di dalamnya, keputusan itu berdasarkan hasil rapat Tim Pusat Pilkada Partai Golkar tanggal 3 Agustus 2016. Kemudian menginstruksikan DPD Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dalam rangka koalisi dengan partai politik lain, serta dalam hal penentuan usulan maksimal 3 nama untuk calon wakil bupati pasangannya.

Sementara sebelumnya Partai Hanura dengan modal 8 dari total 35 kursi di DPRD Tapanuli Tengah telah lebih dulu menetapkan mengusung pasangan Bakhtiar Ahmad Sibarani-Darwin Sitompul (BADAR). Surat rekomendasinya langsung diteken oleh Ketua Umum, Wiranto. Dengan jumlah kursi yang dimilikinya itu saja, BADAR sudah bisa melenggang untuk mendaftar ke KPUD, karena sudah memenuhi syarat minimal 20 persen jumlah kursi partai pengusung dan pendukung, yakni 7 kursi.

Sedangkan dari jalur lain, ada 4 pasangan bakal calon independen yang telah menyerahkan berkas dukungannya ke KPUD. Diantaranya pasangan Buyung Sitompul-Binsar Pasaribu (BESAR), Awaluddin Rao-Sokhizaro Laia (RAZOKI), Pastor Rantinus Manalu-Ustad Sodikin Lubis (PAUS), dan Hapijuddin Pane-Warisuni Warasi (PIJAR). Tapi berkas dan data dukungan mereka itu masih harus diverifikasi lagi. Kalau nanti hasilnya memenuhi syarat atau lolos, baru bisa mendaftar sebagai pasangan calon.

Dari sudut lain lagi, masih ada beberapa nama yang cukup populer digadang-gadang bakal diusung partai politik. Seperti Amin P Napitupulu, Syaripul Alamsyah Pasaribu, Patricius Rajagukguk, Jamarlin Purba, Parulian S Panggabean, Meiyati Simatupang, dr Agus Hutagalung, dan nama lain.

Pintu bertambahnya lagi pasangan bakal calon masih cukup besar. Setidaknya masih ada 20 kursi legislatif yang dimiliki partai politik lainnya yang belum menentukan sikap atau untuk diperebutkan. Di antaranya Partai Gerindra dengan 5 kursi, PDIP 4 kursi, PAN 3 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, PKPI 2 kursi, PKS 1 kursi, PPP 1 kursi, PBB 1 kursi, dan 1 kursi lagi Partai NasDem.

Politik itu dinamis. Waktu terus berjalan, kita tunggu saja siapa lagi yang akan deklarasi menuju “Pandan 1”. (*)

 

 

Catatan: Marihot Simamora (Redaksi)