1 tahun lalu |12 Agustus 2016 18:30 |784 Pembaca

Belasan Paranormal Ikut Menerawang Posisi Uweng

Foto: Proses pencarian Darwin Tanjung, nelayan yang hilang di perairan Pandan, Tapanuli Tengah. Dok Istimewa
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Sekitar 15 orang paranormal dimintai jasa penerawangan dimana posisi Darwin Tanjung (65), nelayan jaring salam/udang, warga Gang Inpres, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang hilang di perairan Pandan, Kamis (11/8) pagi. Tapi pencarian di hari kedua, hingga Jumat (12/8) petang masih nihil.

“Ada 15 lebih (paranormal), untuk membantu upaya pencarian,” ujar Guspan Siregar, kerabat keluarga korban, di tepi Pantai Pandan, Jumat (13/8) petang.

Amatan, beberapa diantara orang pintar tersebut ada yang ikut juga ke tengah laut, tepatnya di sekitar perairan dimana korban diperkirakan hilang. Dari atas perahu yang dinaiki, mereka melakukan ritual dan doa.

“Tapi belum ada petunjuk yang berarti. Kalau sampai malam ini belum juga ditemukan, besok rencananya ada pengerahan dalam jumlah besar bantuan dari masyarakat nelayan sekitar untuk pencarian,” timpal Guspan.

Sejak Kamis pagi pasca diterimanya laporan nelayan hilang itu, personel tim gabungan dari Pos SAR Sibolga, Lanal Sibolga, Polres Tapanuli Tengah, dan BPBD Tapanuli Tengah, dibantu nelayan setempat telah melakukan penyisiran.

Sesuai laporan informasi, rekan-rekan nelayan yang akrab disapa “Uweng” itu menyebutkan bahwa Darwin diduga hilang saat melaut. Sebab pada sekitar pukul 04.00 WIB, Darwin dengan perahunya berpisah dari perahu para temannya sesama nelayan. Hingga kemudian sekira pukul 06.00 WIB, teman-temannya tadi melihat perahunya sudah terombang ambing tanpa pemiliknya. Darwin yang diakui sudah berpengalaman melaut itu diduga terpeleset atau terjatuh lalu hanyut saat menarik jaringnya.

Editor: Marihot Simamora