1 tahun lalu |16 Agustus 2016 12:27 |667 Pembaca

Jasad Uweng Ditemukan Tersangkut di Bagan Pancang

Foto: Proses pencarian Darwin Tanjung, nelayan yang hilang di perairan Pandan, Tapanuli Tengah. Dok Istimewa

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Jasad Darwin Tanjung (65), nelayan jaring salam/udang, warga Gang Impres, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), yang hilang di perairan Pandan, Kamis (11/8) pagi, ditemukan pada Sabtu (13/8) pagi. Jasadnya mengapung tersangkut di sebuah bagan pancang nelayan di perairan antara Pulau Bottot dan Pulau Ungge atau sekitar 6,8 mil dari bibir Pantai Pandan.

Jasad pria yang akrab dipanggil Uweng itu pertama sekali dilihat oleh Fadly Pohan (27), nelayan bagan pancang. Karena sudah tenggelam sekitar 2 hari, kondisi jasadnya sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.

Mendapat informasi penemuan itu, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menjemput dan mengevakuasi mayatnya. “Informasi penemuan mayat korban kami terima dan langsung kami jemput. Dipastikan itu nelayan Darwin Tanjung yang dinyatakan hilang itu,” ujar Serma Anju Sipahutar, Danpos Mat Hajoran Lanal Sibolga yang ikut dalam proses evakuasi kepada wartawan.

Isak tangis keluarga pun pecah saat jasad korban tiba di tepi Pantai Pandan. Selanjutnya dibawa ke rumah duka. Mayatnya langsung dikebumikan hari itu juga.

 

Editor: Marihot Simamora