1 tahun lalu |18 Agustus 2016 17:27 |686 Pembaca

Parbetor Sibolga Unjuk Keindahan Betornya

Foto: Salah satu peserta lomba Betor Kreasi "Serasi" saat dinilai oleh tim juri. Foto: Marihot Simamora

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Puluhan abang penarik becak bermotor (parbetor) mengikuti lomba kreasi betor “Serasi” yang dihelat Himpunan Abang Becak Sibolga (HABSI). Lomba dilaksanakan di halaman Rusunawa Sibolga, Jalan Mojopahit, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kamis (18/8/2016) siang.

“Lomba ini bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan para abang becak. Yang dinilai becaknya bersih, rapi, lengkap instrumen keamanannya dan surat-surat kendaraannya, dan nyaman
ditumpangi. Ini kegiatan lanjutan dari bedah becak yang sebelumnya sudah dilakukan oleh HABSI,” ujar Ketua HABSI, Jamil Zeb Tumori.

Jamil juga menyampaikan bagi parbetor yang butuh tenda becaknya diganti, besok HABSI bersama Pemko Sibolga akan memberikan perbaikan sebanyak 250 tenda secara gratis.

“Kasih tahu kepada para abang becak yang lain supaya datang besok jam 8 malam di halaman rusunawa ini acara puncaknya, sekaligus pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah,” timpal Jamil yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sibolga.

Lomba betor kreasi ini memperebutkan hadiah uang pembinaan untuk juara 1 sebesar Rp750 ribu, juara 2 Rp650 ribu, juara 3 Rp550 ribu, harapan 1 Rp450 ribu, harapan 2 Rp350 ribu, dan harapan 3 sebesar Rp250 ribu.

Sebelum lomba dimulai, Ketua Tim Juri Razoki Hutagalung menjelaskan item penilaian terdiri dari kelengkapan surat kendaraan dan pengendara, kerapian, kebersihan, keindahannya, kenyamanan, lalu perlengkapan keamanan becaknya.

“Jadi yang dinilai bukan penampilan yang sengaja dibuat hanya untuk ikut lomba ini saja, tapi sederhana saja sebagaimana yang digunakan untuk menarik penumpang sehari-harinya. Salah satunya yang penting itu sebagaimana standar sebuah becak bermotor yang lengkap suratnya dan lengkap dengan instrumen standar keamanan kendaraannya,” kata Razoki.

Dari antara semua peserta, ada satu betor yang penampilannya cukup mencolok. Dimana pada bagian atapnya dipasang tambahan opname berupa hiasan dari tripleks bergambar ikan dan kepiting, serta pajangan foto Walikota dan Wawako Sibolga. Tak sedikit pula betor yang dilengkapi dengan fasilitas tape recorder atau istilahnya full music.

“Tentunya lomba ini memotivasi kami untuk memperindah becak kami. Hadiahnya juga lumayan kan,” ujar Hermansyah Situmeang (43), salah satu peserta yang mengaku sudah 2 tahun menarik betor.

 

Editor: Marihot Simamora